Lrc Player

Kalah Dalam Menang

Mawi dan Syamsul
[04:12.26]·Synced by Guest·
This lyric sheet isn't paired with a song yet, so lines are shown but won't sync or seek.

[00:06.40] Yo!

[00:08.15] Ya Allah, Ya Rahim

[00:11.64] Siapa lebih berkuasa?

[00:14.89] Ya Allah, Ya Rahim

[00:16.64] Kau, aku atau Dia?

[00:25.64] Renungkan

[00:26.79] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya

[00:32.03] Kau fikir kau siapa?

[00:33.29] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba

[00:37.43] Kau fikir kau raja?

[00:38.94] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara

[00:44.18] Bila bicara, bicaranya semua besar

[00:46.68] Mendabik dada besar egonya

[00:49.93] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar

[00:52.18] Hatinya hitam, kelam, terbungkam

[00:54.93] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang

[00:57.68] Kemewahan diri bukanlah tanda kehebatan insan

[01:01.44] Berteduh di bumi Tuhan

[01:02.83] Fikirkan saat nyawa ditarik keluar badan

[01:05.73] Tiada siapapun yang tahu rahsia Tuhan

[01:08.48] Siapa dulu pergi dulu mungkin aku, mungkin kamu

[01:11.47] Kau katakan tunggu dulu, kau belum 50

[01:13.97] Sedang kematian laju mengejarmu

[01:16.97] Kerasnya hati masih gagal mengerti

[01:19.47] Bangunlah di malam sunyi

[01:20.97] Bertanyakan pada Ilahi

[01:22.98] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya

[01:27.22] Kau fikir kau siapa?

[01:28.37] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba

[01:32.63] Kau fikir kau raja?

[01:34.12] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara

[01:39.37] Bila bicara, bicaranya semua besar

[01:42.12] Mendabik dada besar egonya

[01:44.87] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar

[01:47.38] Hatinya hitam, kelam, terbungkam

[01:50.37] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang

[01:53.13] Kalah dalam menang, hatimu takkan senang

[01:55.88] Aku bukan hipnotis bukan juga ISIS

[01:58.62] Jauh sekali ekstrimis, aku hanya optimis

[02:01.37] Hidup sarat protwist, sama macam sarkis

[02:04.12] Dengan Tuhanmu jangan pernah prejudis

[02:07.13] Dalam era penuh depresi

[02:08.63] Sebenarnya apa yang kau cari

[02:10.13] Kononnya nak inspirasi, huh inspirasi

[02:12.38] Tak perlu kau tercari-cari

[02:14.12] Bangun malam tanya Ilahi

[02:15.37] Beribu kali kau diingati

[02:16.63] Hidayah itu milik Ilahi

[02:18.13] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya

[02:22.37] Kau fikir kau siapa?

[02:23.63] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba

[02:27.87] Kau fikir kau raja?

[02:29.12] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara

[02:34.38] Bila bicara, bicaranya semua besar

[02:37.12] Mendabik dada besar egonya

[02:40.13] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar

[02:42.62] Hatinya hitam, kelam, terbungkam

[02:45.37] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang

[02:48.12] Mari sini semua dengar ini cerita

[02:51.12] Orang kita kata nak senang kena banyak simpan duit

[02:54.13] Tapi Islam kata nak senang kena banyak keluarkan duit

[02:57.62] Sedekah, amal jariah, senyumanmu itu juga satu dakwah

[03:02.13] Orang kita kata sakit itu bala

[03:04.38] Tapi Islam kata sakit itu penghapus dosa

[03:07.63] Sabarlah walaupun kau sedang kecewa

[03:09.63] Biarkan engkau miskin harta dan kuasa

[03:11.88] Tapi jangan kau miskin jiwa

[03:13.62] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya

[03:17.37] Kau fikir kau siapa?

[03:18.88] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba

[03:22.87] Kau fikir kau raja?

[03:24.13] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara

[03:29.62] Bila bicara, bicaranya semua besar

[03:32.37] Mendabik dada besar egonya

[03:35.38] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya

[03:39.63] Kau fikir kau siapa?

[03:40.88] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba

[03:45.13] Kau fikir kau raja?

[03:46.37] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara

[03:51.62] Bila bicara, bicaranya semua besar

[03:54.63] Mendabik dada besar egonya

[03:57.12] Lupa diri lupa Pencipta Yang Maha Besar

[03:59.76] Hatinya hitam, kelam, terbungkam

[04:03.01] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang