Kalah dalam menang
[00:04.40] Yo!
[00:06.15] Ya Allah, Ya Rahim
[00:10.00] Siapa lebih berkuasa?
[00:13.00] Ya Allah, Ya Rahim
[00:15.04] Kau, aku atau Dia?
[00:23.84] Renungkan
[00:26.29] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya
[00:29.80] Kau fikir kau siapa?
[00:31.29] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba
[00:35.20] Kau fikir kau raja?
[00:37.00] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara
[00:42.18] Bila bicara, bicaranya semua besar
[00:44.40] Mendabik dada besar egonya
[00:47.93] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar
[00:51.00] Hatinya hitam, kelam, terbungkam
[00:53.20] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang
[00:56.00] Kemewahan diri bukanlah tanda kehebatan insan
[01:00.00] Berteduh di bumi Tuhan
[01:01.20] Fikirkan saat nyawa ditarik keluar badan
[01:04.20] Tiada siapapun yang tahu rahsia Tuhan
[01:07.30] Siapa dulu pergi dulu mungkin aku, mungkin kamu
[01:10.20] Kau katakan tunggu dulu, kau belum 50
[01:13.00] Sedang kematian laju mengejarmu ah
[01:16.10] Kerasnya hati masih gagal mengerti
[01:17.27] Bangunlah di malam sunyi
[01:19.20] Bertanyakan pada Ilahi
[01:21.20] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya
[01:25.22] Kau fikir kau siapa?
[01:26.37] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba
[01:31.10] Kau fikir kau raja?
[01:32.12] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara
[01:37.97] Bila bicara, bicaranya semua besar
[01:40.22] Mendabik dada besar egonya
[01:43.20] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar
[01:45.92] Hatinya hitam, kelam, terbungkam
[01:48.98] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang
[01:51.13] Kalah dalam menang, hatimu takkan senang eh
[01:54.20] Aku bukan hipnotis bukan juga ISIS
[01:56.40] Jauh sekali ekstrimis, aku hanya optimis
[02:02.12] Dengan Tuhanmu jangan pernah prejudis yea
[02:05.13] Dalam era penuh depresi
[02:06.23] Sebenarnya apa yang kau cari
[02:07.80] Kononnya nak inspirasi, huh inspirasi
[02:10.18] Tak perlu kau tercari- cari
[02:12.10] Bangun malam tanya Ilahi
[02:13.90] Beribu kali kau diingati
[02:15.00] Hidayah itu milik Ilahi
[02:17.03] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya
[02:20.00] Kau fikir kau siapa?
[02:22.13] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba
[02:27.10] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara
[02:27.97] Kau fikir kau raja?
[02:33.13] Bila bicara, bicaranya semua besar
[02:35.12] Mendabik dada besar egonya
[02:38.10] Lupa diri, lupa Pencipta Yang Maha Besar
[02:41.22] Hatinya hitam, kelam, terbungkam
[02:43.97] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang
[02:46.10] Mari sini semua dengar ini cerita
[00:00.00] [02: 49.02]Orang kita kata nak senang kena banyak simpan duit
[02:52.03] Tapi Islam kata nak senang kena banyak keluarkan duit
[02:56.00] Sedekah, amal jariah, senyumanmu itu juga satu dakwah
[03:00.03] Orang kita kata sakit itu bala
[03:03.10] Tapi Islam kata sakit itu penghapus dosa
[03:06.10] Sabarlah walaupun kau sedang kecewa
[03:08.03] Biarkan engkau miskin harta dan kuasa
[03:10.00] Tapi jangan kau miskin jiwa
[03:11.90] Adakah kau rasa dunia isinya hanya kau yang punya
[03:15.07] Kau fikir kau siapa?
[03:17.88] Adakah kau lupa ataupun kau buta kau dan aku hamba
[03:21.20] Kau fikir kau raja?
[03:22.80] Kuasa, harta, wanita mengaburi minda, mengotori jiwa dan bicara
[03:50.12] Bila bicara, bicaranya semua besar
[03:52.73] Mendabik dada besar egonya
[03:55.69] Lupa diri lupa Pencipta Yang Maha Besar
[03:58.16] Hatinya hitam, kelam, terbungkam
[04:01.01] Jiwa tak tenang, kalah dalam menang
