CUKUP MENGENANGMU
[00:13.24] teringat saat pertama ku mengenal dirimu.
[00:19.68] kau acuh tak acuh bertatap dengan ku.
[00:26.73] sepercik api yg menerangi jalan sehelai kertas puisi yg tercantum dalam nadi ku.
[00:37.05] bakal kobarkan semangat hidup.
[00:40.60] saat rasa ini melebur dalam detik waktu yg merajai hati, akankah semua ini menjadi pantas yg ku pinta.
[00:57.21] senang damai ku diantara, dengan cinta mengisi relung yg jiwa mendalami.
[01:08.34] teringat saat pertama ku mengenal dirimu.
[01:14.90] kau acuh tak acuh bertatap dengan ku.
[01:21.45] sambutlah sedalam rindu, dengan semua naluri ku rasa gundah ketika kita berdua berpisah.
[01:35.52] ingin ku abadikan kisah ini dan aku kenang.
[01:42.06] sadari semua bahwa ini kenyataan cinta kenyataan hidup ku.
[01:49.84] kenyataan cinta antara kita berdua memanglah sulit jalan, sungguh berbelit kisahnya.
[01:56.16] cukup untuk dikenang dan harus ku lupakan.
[01:59.70] semoga saja tuhan melancarkan jalan.
[02:03.23] ingin ku coba tepiskan rasa dihati, buang semua ego dan juga emosi.
[02:09.77] mengulang dari dalam satu ini yg membayangi, yg terus mengusik ketenangan ini.
[02:17.32] aku tak ingin bila terus menggantungkan cinta pada mu.
[02:23.35] HANYA CUKUP MENGENANG MU, TAK INGIN DAPAT KAN CINTA MU LAGI!
[02:30.38] terlintas bayangan wajah mu, tersambir didalam fikiran ku.
[02:37.17] seolah kenangan memuja, membaur dalam satu angan.
[02:44.21] berharap lupakan semua, namun hanya mengutuk mengatakan.
[02:57.80] teringat saat pertama ku mengenal diri mu, kau acuh tak acuh bertatap denganku.
[03:11.63] sambutlah sedalam rindu dengan semua naluri ku.
[03:18.67] rasa gundah ketika kita berdua berpisah.
[03:25.96] ingin ku abadikan kisah ini dan aku kenang, sadari semua bahwa ini kenyataan cinta kenyataan hidup ku
[03:40.04] ingin ku abadikan kisah ini dan aku kenang, sadari semua bahwa ini kenyataan cinta kenyataan hidup ku
