Senja Tanpa Waktu
[00:09.46] Satu hal yang tak kuasa untuk kau pahami
[00:17.49] Sepi sendiri dalam puisi
[00:25.48] Seuntaian kalimat cita memilih mati
[00:33.47] Kala senyummu terbawa pergi
[00:41.48] Mati perlahan, langkah terlantunkan
[00:49.49] Keadaan yang tidak Tuhan iyakan
[00:57.49] Rindu yang sengaja kau tinggalkan
[01:05.49] Kita satu sama lain kau tunggalkan
[01:14.98] Seketika pernah kita
[01:18.73] Bersama saling meneduh tenang
[01:23.48] Pada sebuah pelukan
[01:26.74] Yang kita ciptakan
[01:30.97] Jauh sebelum kita berdua
[01:34.73] Saling menuduh dan menyalahkan
[01:39.48] Na na nana nana
[01:42.73] Nana nana nana
[02:04.48] Diantara sisa tawa ingatan yang usang
[02:12.49] Rindu memilih tak ingin usai
[02:20.48] Walau terlanjur candu pada luka menjalar
[02:28.48] Merindukanmu tanpa penawar
[02:36.47] Mati perlahan, langkah terlantunkan
[02:44.48] Keadaan yang tidak Tuhan iyakan
[02:52.48] Rindu yang sengaja kau tinggalkan
[03:00.46] Kita satu sama lain kau tunggalkan
[03:09.48] (Instrument)
[03:36.22] Dan kini kepergianmu
[03:39.98] Kenalkanku pada dunia baru
[03:44.72] Senja tanpa waktu
[03:47.45] Raja tanpa ratu
[03:51.97] Kalah telak oleh waktu
[03:55.98] Dan kelak kepalaku ini kan
[04:00.47] Memutih perlahan untuk merindumu
[04:08.47] Dan kini kepergianmu
[04:11.97] Kenalkanku pada dunia baru
[04:16.47] Senja tanpa waktu
[04:19.97] Raja tanpa ratu
[04:24.21] Kalah telak oleh waktu
[04:27.95] Dan kelak kepalaku ini kan
[04:32.48] Memutih perlahan untuk merindumu
[04:44.22] Nana nana nana
