Secukupnya
[00:09.81] Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
[00:19.73] Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang... di esok hari
[00:27.63] Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
[00:31.40] Berlomba jadi asri mengais validasi
[00:36.16] Dan aku pun terhadir
[00:38.40] Seakan paling mahir
[00:41.16] Menenangkan dirimu
[00:43.40] Yang merasa terpinggirkan dunia
[00:47.90] Tak pernah adil
[00:51.05] Kita semua gagal
[00:53.55] Angkat minumanmu
[00:55.04] Bersedih bersama-sama
[00:59.79] Sia-sia (pada akhirnya)
[01:05.05] Putus asa (terekam pedih semua)
[01:10.29] Masalahnya (lebih dari yang)
[01:14.28] secukupnya
[01:25.62] Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun... silam
[01:32.87] Putra putri sakit hati
[01:35.78] Ayah Ibu sendiri
[01:38.29] Komitmen lama mati
[01:40.04] hubungan yang menyepi
[01:42.02] Wisata masa lalu
[01:45.02] Kau hanya merindu
[01:47.79] Mencari pelarian
[01:50.03] Dari pengabdian
[01:51.77] yang terbakar sirna
[01:54.79] Mengapur berdebu
[01:56.96] Kita semua gagal
[01:59.12] Ambil sedikit tisu
[02:01.14] Bersedihlah secukupnya
[02:06.62] Secukupnya (kan masih ada)
[02:11.62] Penggantinya (belum waktunya kau bisa)
[02:16.63] Menjawabnya (ah ah ah ah ah)
[02:20.37] secukupnya
[02:22.62] Semua yang sirna...
[02:25.78] kan kembali lagi
[02:31.26] Semua yang sirna...
[02:35.76] kan nanti berganti
