Perayaan Patah Hati
[00:16.47] Telah meranggas sekujur badan setelah kau tinggalkan, tak tersisa
[00:22.83] Ditelantarkannya mimpi dan rencana ke sepanjang jalan yang tak dilalui lagi berdua
[00:28.41] Dengan sesal yang masih menghias pusara
[00:32.93] Pemakaman jiwa yang pernah kau hidupkan
[00:35.05] Sekumpulan kecewa dari hal-hal yang kita janjikan
[00:38.25] Musnah
[00:40.39] Terukir dalam batin yang mengais hadir
[00:42.24] Terkunci dalam darah yang mengalir getir
[00:46.23] Meletus
[00:48.35] Menjadi perayaan dalam kelam yang bersulang
[00:50.74] Meluap dalam keranda penuh belati yang menancap tulang
[00:55.00] Remuk
[00:56.32] Tak ada lagi yang bisa dicerna dari hari-hari tanpa renjana
[01:04.28] Terbit sang fajar pun tak ubahnya kekacauan yang menyilaukan
[01:08.01] Gemerlap yang sama sekali tak kuinginkan
[01:11.20] Menggelapkan sadar yang tersisa dari segala yang bisa disaksikan mata
[01:16.51] Namun apa daya
[01:19.96] Katamu aku bukan lagi cahaya
[01:21.30] Aku bukan lagi alasanmu menapaki dunia
[01:23.96] Kau pergi dalam sesak penuh tanya
[01:26.36] Sebelum aku bisa menawarkan manis untuk setiap lara yang kau derita
[01:31.93] Simpuh
[01:34.32] Tak berhenti aku meminta untuk kembali kau beri rasa
[01:36.98] Doa-doa telah meracau menunggu ampunan dosa yang justru membuatmu kian jauh
[01:42.02] Tak tersentuh, luruh, menyisakan separuh
[01:45.73] Dengan jantung yang kehilangan darah menuju pembuluh
[01:49.72] Mengucur
[01:51.05] Sebagai penanda jalan untuk kau kembali
[01:53.72] Menjadi irama yang selama ini menghidupi denyut nadi
[01:58.49] Telak
[01:59.29] Menusuk dan mengoyak
[02:02.22] Menjadi kuasa di kehampaan yang tak terendus bahagia
[02:04.87] Dengan batin bersikukuh, kelak engkau akan luluh
[02:10.44] Maka
[02:12.58] Sebelum akhirnya segala tentangku hanya bisa kau kenang sebatas nama
[02:17.08] Ingat lagi singgasana yang pernah kau tempati sebagai permaisuri di istana yang kita Bangun selama ratusan hari
[02:26.39] Datanglah
[02:28.24] Walau merupa duri yang menambah darah
[02:30.10] Walau menjelma buih yang mengorek nanah
[02:33.03] Kau akan tetap aku sambut dengan perayaan paling meriah
[02:56.14] Dengarkanlah
[03:01.45] Pesan lara yang kunyanyikan dalam keheningan
[03:07.82] Berharap sampai ke sana
[03:44.75] Tak kan lelah menanti
[03:48.47] Menunggu datang hari
[03:52.46] Kita bersua lagi
[03:56.70] Merayakan patah hati
[04:00.96] Tak kan lelah menanti
[04:04.66] Menunggu datang hari
[04:08.66] Kita bersua lagi
[04:12.64] Merayakan patah hati
