Shojou rei
[00:11.56] ehehe
[00:15.55] Haa~ aa~ aa~
[00:17.94] Haa~ aa~ aa~
[00:21.12] Haa~ aa~ aa~ aa~
[00:25.11] Nalurimu perlahan meronta,
[00:28.30] bagai tikus tersudut di pojokan
[00:31.48] Kini, dirimu di ambang putus asa,
[00:34.67] hendak melompat ke jalur kereta
[00:37.86] Hei, sebagai sahabatmu,
[00:41.04] raihlah uluran tanganku
[00:44.23] Hei, kau pasti kesepian,
[00:47.42] tiada tempat tumpuan
[00:50.88] Ku berharap kita berdua,
[00:53.79] bisa saling mencinta
[00:58.05] Terlintaskan, kembali kenangan lama,
[01:01.76] sewaktu bayangmu masih ada
[01:04.96] Se~iring gantungan kembar,
[01:08.14] milikmu hancur tak tersisa
[01:11.59] Tiada sudah cerita
[01:14.26] sang gadis pucat di musim panas
[01:17.99] Tangis meluap,
[01:19.58] merindu ku menghantui dirinya
[01:24.37] huu~ huu~ huu~ huu~
[01:36.86] Akal sehatmu kian menggila,
[01:40.31] mendengar lonceng sekolah yang bergema
[01:43.50] Terlihat mejamu tertata vas bunga,
[01:46.69] mungkin kaulah sa~sa~ran selanjutnya
[01:49.87] Hei, semua itu salahmu
[01:52.79] yang telah berpaling dariku
[01:56.25] Hei, kau pasti menderita
[01:59.45] berharap diselamatkan
[02:02.64] Pada tanganmu yang tenggelam (dalam derita)
[02:05.56] ciuman kubenamkan
[02:09.81] Kumpulan binatang yang haus darah
[02:13.55] menampakkan seringai di wajah
[02:17.27] Menerkam tubuh kecilmu
[02:20.19] mencabik seragammu
[02:23.64] Untaian jeritan malang
[02:26.56] memecah senyapnya musim panas
[02:29.75] Kian menggema,
[02:31.87] dari langit biru hingga ruang kelas
[02:49.14] “Kamulah sahabatku”
[02:52.60] huu~ huu~ huu~
[02:56.58] huu~ uu~ uu~
[02:58.17] la la la la~ la la la la la la la~
[03:03.78] Oh, sebagai sahabatmu,
[03:07.23] raihlah uluran tanganku
[03:10.42] Oh, kau pasti kesepian,
[03:13.61] tiada tempat tumpuan
[03:16.80] Andai kita saling mencinta,
[03:19.72] di alam yang berbeda, haa~
[03:25.30] Terlintaskan, kembali kenangan lama,
[03:29.55] sewaktu bayangmu masih ada
[03:33.28] Seiring gantungan kembar,
[03:36.20] milikmu hancur tak tersisa
[03:39.67] Ti~ada sudah cerita
[03:42.59] sang gadis pucat di musim panas
[03:46.04] Tangis meluap,
[03:47.64] merindu ku menghantui dirinya
[03:52.42] Sosokmu, yang samar menunjuk jelas, ke arahku
