Suzume
[00:37.32] Jalur merah dan biru yang ada di dalam dirimu
[00:43.71] Keduanya akan saling bertemu di pusat jantungmu
[00:49.02] ...
[00:49.81] Dengan suara yang kokoh meskipun diterpa oleh angin
[00:55.66] Sekarang aku membawa kata-kata untuk disampaikan
[01:00.98] ...
[01:01.78] Waktu adalah bantalan rel
[01:05.50] Angin adalah kulit lembut
[01:07.35] Bumi adalah tempat lahir
[01:10.54] Manusia adalah fatamorgana
[01:13.73] ...
[01:14.25] Jika air mata adalah jawaban ketika ditanya kenapa aku menangis
[01:20.63] Maka itu masih jauh dari arti kenapa kita berdua bisa bertemu
[01:26.74] ...
[01:27.00] Teriakan saja tak cukup dengan satu tubuh
[01:32.58] ...
[01:32.85] Aku menemukan hati yang bergetar ketika aku menyentuh tanganmu
[01:38.96] Berapa banyak makna yang harus kita lalui untuk bisa sampai ke sana?
[01:45.33] ...
[01:45.60] Tak masalah jika itu bodoh ataupun buruk
[01:50.91] Aku ingin berpegangan denganmu di balik kebenaran itu
[01:57.55] ...
[02:09.24] Aku tak bisa mengingat kenangan yang berharga
[02:15.63] Perasaan yang tak bisa diungkapkan ada di sini
[02:21.21] ...
[02:21.47] Mungkin saja, mungkin saja
[02:27.85] Itu saja sudah cukup untuk membuat hati ini
[02:33.16] ...
[02:33.96] Mungkin saja, mungkin saja
[02:40.07] Aku "menyadari"-mu, hingga sekarang membuat hati itu menjadi berdegup
[02:49.90] ...
[03:03.71] Jika air mata adalah jawaban ketika ditanya kenapa aku menangis
[03:09.82] Maka itu masih jauh dari arti kenapa kita berdua bisa bertemu
[03:16.19] ...
[03:16.46] Teriakan saja tak cukup dengan satu tubuh
[03:20.71] ...
[03:22.04] Aku menemukan hati yang bergetar ketika aku menyentuh tanganmu
[03:28.15] Berapa banyak makna yang harus kita lalui untuk bisa sampai ke sana?
[03:34.52] ...
[03:34.78] Tak masalah jika itu bodoh ataupun buruk
[03:40.37] Aku ingin hidup bersamamu di balik kebenaran itu
