01 Sweet Jennie Lee
[00:01.39] Sedih hati tak terkira
[00:05.64] Melihat kawan gembira
[00:10.15] Berilah daku harapan
[00:15.47] Mengharungi masa depan
[00:21.05] Kritikal, deteriorasi mental
[00:22.92] Fizikal diragut reaksi dangkal
[00:25.29] Tipikal egotistikal
[00:27.42] Dasar Dajal hipokritikal
[00:29.02] Diari apokaliptikal dari diarea politikal
[00:32.47] Diganti lampin sambung ratah mana praktikal
[00:34.86] Teatrikal, balada farmaseutikal
[00:37.25] Dek badut-badut bangku muzikal
[00:39.11] Yang kemaruk menagih puji, bertanding suci
[00:41.77] Kita meratap menangis mengemis ruji
[00:44.16] Atap diranap gergasi geng beruk tuli
[00:46.55] Minta dikembalikan asasi jenuh dibuli
[00:48.94] Moga segera berakhir gawat
[00:51.33] Semoga semua derita dirawat
[00:53.74] Yang istiqamah semoga dirahmat
[00:56.12] Yang ruwaibidhah semoga dilaknat
[01:17.67] Apa rasanya gah di rumah agam
[01:20.08] Apa rasanya lena tidur malam
[01:22.47] Apa rasanya hidup diampu khadam
[01:24.34] Apa rasa jamu darah daging resepi haram
[01:27.25] Apa rasa fantasi jadi dewa
[01:29.38] Annunaki kebal istimewa
[01:31.52] Kakistokrasi, duta neraka
[01:33.89] Baka derhaka, punca malapetaka
[01:36.28] Ketawakan yang mati, persendakan yang parah
[01:38.41] Yang lumpuh dipenjara, diseksa, diseranah
[01:40.53] Yang maling alim dan zalim Pak Pandir mendominasi
[01:43.72] Serebrum di patella tular sensasi
[01:46.11] Apa rasa roh tanpa empati
[01:48.23] Korup minda dan hati, tanggungjawab dinafi
[01:50.63] Salahkan propaganda, persalahkan konspirasi
[01:52.76] Persalahkan segalanya kecuali pekung sendiri
[01:56.20] Maaf tuan hamba kebuntuan
[01:58.06] Kalau tuan di angkasa bercumbuan
[02:00.45] Salam dari warga kemurungan
[02:03.11] Moga ditulah tuan seketurunan
[02:23.59] Ambil darah, ramu racun
[02:25.73] Sudah ludahkan jamu diadun
[02:28.11] Satu-satu gugur terkubur
[02:30.50] Pupus yang zalim tinggal yang luhur
[02:33.42] Rasis, fasis, narsisis fasik
[02:35.55] Bergayut di sarkis si spastik fantastik
[02:37.94] Kuasa bergayut di tali halimunan
[02:40.33] Tunggu sihirnya dicabut nantikan haribulan
[02:42.72] Mobilisasi, mulakan draf, fisabilillahi rapatkan saf
[02:45.11] Hingga ke hari dieleminasi, inalillahi khalif khilaf
[02:47.51] Kiri dan kanan tembok batu biasa-biasakan
[02:49.91] Namanya karma, namanya tulah nah kau rasakan
