Sedih Hati
[00:00.43] Sedih hati tak terkira
[00:05.21] Melihat kawan gembira
[00:09.74] Berilah daku harapan
[00:14.79] Mengharungi masa depan-pan-pan
[00:20.11] Kritikal, deteriorasi mental
[00:22.76] Fizikal, diragut reaksi dangkal
[00:25.15] Tipikal egotistikal
[00:28.07] Dasar dajal hipokritikal
[00:29.14] Diari apokaliptikal dari diarea politikal
[00:30.74] Diganti lampin sambung ratah mana praktikal
[00:35.25] Teatrikal, balada farmaseutikal
[00:37.11] Dek badut-badut bangku muzikal
[00:38.70] Yang kemaruk menagih puji, bertanding suci
[00:41.63] Kita meratap, menangis, mengemis ruji
[00:43.75] Atap diranap gergasi geng beruk tuli
[00:45.87] Minta dikembalikan asasi jenuh dibuli
[00:49.06] Moga segera berakhir gawat (amin)
[00:51.45] Semoga semua derita dirawat (amin)
[00:53.58] Yang istiqamah semoga dirahmat (amin)
[00:55.96] Yang ruwaibidhah semoga dilaknat
[00:57.57] Sedih hati tak terkira
[01:02.34] Melihat kawan gembira
[01:06.87] Berilah daku harapan
[01:12.18] Mengharungi masa depan-pan-pan
[01:16.71] Apa rasanya gah di rumah agam?
[01:19.62] Apa rasanya lena tidur malam?
[01:22.01] Apa rasanya hidup diampu khadam?
[01:24.13] Apa rasa jamu darah daging resipi haram?
[01:26.79] Apa rasa fantasi jadi dewa?
[01:29.45] Annunaki kebal istimewa, hah
[01:31.31] Kakistokrasi, duta neraka
[01:33.96] Baka derhaka, punca malapetaka
[01:36.09] Ketawakan yang mati, persendakan yang parah
[01:37.96] Yang lumpuh dipenjara, diseksa, diseranah
[01:40.34] Yang maling, alim dan zalim Pak Pandir mendominasi
[01:43.26] Serebrum di patella tular sensasi
[01:45.92] Apa rasa roh tanpa empati
[01:47.78] Korup minda dan hati, tanggungjawab dinafi
[01:50.18] Salahkan propaganda, persalahkan konspirasi
[01:52.56] Persalahkan segalanya kecuali pekung sendiri
[01:55.21] Maaf tuan hamba kebuntuan
[01:57.87] Kalau tuan di angkasa bercumbuan
[02:00.27] Salam dari warga kemurungan
[02:01.85] Moga ditulah tuan seketurunan
[02:04.78] Sedih hati tak terkira
[02:09.03] Melihat kawan gembira
[02:13.81] Berilah daku harapan
[02:18.59] Mengharungi masa depan-pan-pan
[02:23.11] Ambil darah, ramu racun
[02:25.23] Sudah ludahkan jamu diadun
[02:27.89] Satu-satu gugur terkubur
[02:30.01] Pupus yang zalim tinggal yang luhur
[02:33.20] Rasis, fasis, narsisis fasik
[02:35.33] Bergayut di sarkis si spastik fantastik
[02:37.71] Kuasa bergayut di tali halimunan
[02:40.37] Tunggu sihirnya dicabut nantikan haribulan
[02:42.23] Mobilisasi, mulakan draf, fisabilillahi rapatkan saf
[02:44.62] Hingga ke hari dieleminasi, inalillahi khalif khilaf
[02:47.01] Kiri dan kanan tembok batu biasa-biasakan
[02:49.14] Namanya karma, namanya tulah nah kau rasakan
[02:51.79] Sedih hati tak terkira
[02:56.57] Melihat kawan gembira
[03:01.13] Berilah daku harapan
[03:05.90] Mengharungi masa depan-pan
[03:10.95] Berilah daku harapan
[03:15.75] Mengharungi masa depan-pan-pan-pan-pan
