Hindia - Cincin
[00:27.10] Kau bermasalah jiwa aku pun rada gila
[00:30.58] Jodoh akal-akalan neraka kita bersama
[00:33.51] Kau langganan menangis lakimu muntah-muntah
[00:00.00] Begitu terus sampai Iblis tobat dan sedekah
[00:00.00] Terkadang rasanya leher terbakar hingga pagi
[00:00.00] Seperti aku hidup berpasangan dengan api
[00:00.00] Berhenti ulangi psikolog dan terapi
[00:00.00] Aku isi bensin kita coba lagi
[00:00.00] Tapi sbelumnya sejuta sayang untukmu cinta
[00:00.00] Karna aku pun bola panas juga kadang lebih atau sama parahnya
[00:00.00] Dan jika bicara tentang masa depan aku pun bingung tak punya tebakan
[00:00.00] Lagu cinta untuk akhir dunia lihat kami nyanyikan ini bersama
[00:00.00] Smoga hidup kita trus begini-gini saja
[00:00.00] Walau sungai meluap dan kurs tak masuk logika
[00:00.00] Smoga kita mencintai apa adanya
[00:00.00] Walau katanya skarang ku bisa masuk penjara
[00:00.00] Satu per satu hari per hari
[00:00.00] Yang menyakiti benahi lagi
[00:00.00] Perihal esok tuk nanti dulu
[00:00.00] Perihal cincin kucari waktu
[00:00.00] Persetan kata siapa mau bilang apa tak guna
[00:00.00] Mreka hanya tahu namamu mreka takkan jadi diriku
[00:00.00] Persetan aturan cinta tak tertulis di atas batu
[00:00.00] Apa kau ingin menjadi benar atau ingin menjadi muda
[00:00.00] Smoga hidup kita trus begini-gini saja
[00:00.00] Walau sungai meluap dan kurs tak masuk logika
[00:00.00] Smoga kita mencintai apa adanya
[00:00.00] Walau katanya skarang ku bisa masuk penjara
[00:00.00] Persetan kata siapa mau bilang apa tak guna
[00:00.00] Mreka hanya tahu namamu mreka takkan jadi diriku
[00:00.00] Persetan aturan cinta tak tertulis di atas batu
[00:00.00] Apa kau ingin menjadi benar atau kau ingin menjadi muda
[00:00.00] Lagu cinta untuk akhir dunia
[00:00.00] Sekarang bantu aku nyanyikan ini bersama
[00:00.00] Smoga hidup kita trus begini-gini saja
[00:00.00] Walau sungai meluap dan kurs tak masuk logika
[00:00.00] Smoga kita mencintai apa adanya
[00:00.00] Walau katanya skarang ku bisa masuk penjara
[00:00.00] Satu per satu hari per hari
[00:00.00] Yang menyakiti benahi lagi
[00:00.00] Perihal esok tuk nanti dulu
[00:00.00] Perihal cincin kucari waktu
