Potret Mak Comblang
[00:02.67] Satu saat aku disuruh kirimin surat
[00:05.60] Untuk seseorang di satu alamat rumah
[00:09.07] Karena temanku lagi kasmaran padanya
[00:12.25] Tapi tak berani jadi aku yang disuruh
[00:15.44] Sudah kubilang aku lagi banyak kerjaan
[00:18.90] Tapi dia paksa jadinya aku tak enak
[00:22.08] Mana ku juga tak tahu yang mana orangnya
[00:25.54] Ku jadi bingung apa yang harus kulakukan
[00:28.73] Kupergi juga demi untuk teman
[00:31.64] Berikan surat pada yang dimaksud
[00:35.36] Tapi tak sangka setelah aku jumpa
[00:38.29] Nyatanya orangnya sangatlah menarik
[00:42.00] Kupikir pikir daripada buat temanku
[00:45.20] Mendingan aku yang ambil kesempatan ini
[00:48.38] Lagi pula aku lagi tak punya pacar
[00:51.85] Jadi niat kasih surat kubatalkan saja
[00:55.04] Akhirnya aku kenalan dengannya
[00:57.97] Dengan alasan tahu dari teman
[01:01.67] Langsung saja aku bilang aku suka
[01:04.07] Urusan sama temanku itu belakangan
[01:22.39] Akhirnya aku kenalan dengannya
[01:26.11] Dengan alasan tahu dari teman
[01:29.57] Langsung saja aku bilang aku suka
[01:32.22] Urusan sama temanku itu belakangan
[01:36.21] Sudah itu aku kembali pada temanku
[01:39.39] Sambil senyum kubilang dia tidak di rumah
[01:42.85] Lalu kubilang suratnya kutitipkan saja
[01:46.05] Jadi tugas mak comblangku sudah selesai
[01:49.49] Ingin tertawa tapi aku tahan
[01:52.15] Takut ketahuan kacaulah jadinya
[01:55.87] Ku pulang ke rumah dengan hati senang
[01:59.59] Dan menunggu saat pertemuan berikutnya
[02:02.50] Maafkanlah oh teman bukannya ku yang jahat
[02:05.96] Habis salahmu sendiri dulu suruh aku
