Senyuman Si Buah Hati.
[00:01.80] Kupapah engkau tertatih melawan aspal dan kerikil
[00:06.85] Kugendong engkau di bahuku hingga engkau seakan-akan terbang bersama awan
[00:24.69] Tangisanmu adalah cara merayu yang paling ampuh, saat meminta baju atau sepatu baru
[00:41.46] Tawamu adalah simfoni nada yang menyejukkan hati dan mataku
[00:51.85] Apa pun akan kulakukan agar tetap terisi rongga-rongga perutmu
[01:04.64] Apa pun akan kulakukan supaya bibirmu itu tetap tersenyum
[01:29.72] Jika darahku ini
[01:32.64] Jika hatiku ini
[01:35.57] Jika keringatku ini
[01:39.03] Jika tulangku ini
[01:41.41] Dan semua yang ada pada diriku ini
[01:49.15] Mampu membuat engkau tetap tersenyum dan tak ada lagi bulir air mata yang keluar dari ujung matamu
[02:02.99] Akan Ayah persembahkan untukmu, Anakku.
[02:07.76] Ayah rela dan ikhlas agar engkau tetap bisa merasakan hangatnya mentari pagi dan segarnya mandi hujan.
[02:23.97] Lekaslah sembuh agar kita bisa menangkap capung dan memanjat pohon jambu, yang dahannya sering engkau pakai untuk bergelantungan.
[02:38.36] Bangkitlah, Tunas Muda Ayah
[02:47.13] Beri Ayah senyumanmu lagi dan pukulan manjamu di lengan Ayah.
