Senja Merah Di Kota Larangan
[00:01.23] >>>>> METALASIA-SENJA MERAH DI KOTA LARANGAN <<<<<
[00:28.85] Api Kemarahan Semakin Membara
[00:30.45] Di Dalam Diri Silantra
[00:33.90] Debdamnya Kepada Permaisuri Tok Kra
[00:36.56] Menjadi Racun Dalam Diri
[00:40.28] Demi Puteri Natya Shastra Yang Di Cintai
[00:44.27] Demi Katari Yang Bergontangan
[00:47.46] Silantra Bangkit
[00:49.31] Lalu Terus Menikam Tanduk Naga
[00:51.16] Yang Tajam Tepat Di Hatinya
[00:54.89] Terpancur Darah Merah
[00:56.48] Menyala Ke Tubuh Silantra
[00:59.14] Sedikit Demi Sedikit
[01:02.06] Titisan Darah Di Tubuh Silantra
[01:04.71] Bertukar Menjadi Perisai Sakti
[01:08.44] Tiba-Tiba Silantra Ghaib
[01:11.62] Dan Tanpa Di Sedarinya
[01:14.27] Dia Muncul Di Kota Larangan
[01:16.67] Tempat Bersembunyinya Siluman Puaka
[01:20.39] Silantra bertarung
[01:21.71] dengan siluman puaka bertiga
[01:23.84] Dengan amat dasyat sekali
[01:26.77] Akhirnya
[01:28.10] Kecundang Siluman Puaka
[01:29.70] Di Tangan Silantra
[01:32.62] Tok Kra
[01:33.68] Permaisuri Yang Angkuh
[01:35.54] Dan Tamakkan Kuasa
[01:37.41] Telah Lari Menghilangkan Diri Entah Kemana
[01:41.92] Dalam Senja Yang Merah
[01:43.79] Silantra Berdiri Di Tebing Tinggi
[01:46.43] Lalu Bersumpah
[01:48.82] Akan Terus Menjejaki Permaisuri Tok Kra
[01:52.01] Walau Ke Hujung Dunia
[01:54.67] Walaupun Nyawanya Jadi Taruhan
[01:59.46] Di Manakah Permaisuri Tok Kra Bersembunyi
[02:02.64] Menjadi Persoalan Yang Belum Terjawab
[02:06.36] Adakah Silantar Akan Berjumpa Tok Kra?
[02:10.61] Nantikan Sambungannya
