Arteri
[00:41.91] Telanjang, ku telanjang
[00:44.56] Menyicipi dunia
[00:46.95] Hatiku berkata
[00:49.88] "Selamat datang di dua puluh!"
[00:53.33] Kau tambal kegagalanku
[00:57.85] Kau masuk ke dalam darah
[00:59.44] Berdansa dan berserah
[01:00.77] Untuk sekian jam saja
[01:03.70] Sembunyikanmu dari dunia
[01:05.82] Hilang akal saat kau ada
[01:08.48] Berputar, mana ujungnya?
[01:13.26] Menangisku di pundakmu
[01:20.17] Kau bilang muntahkan semua pilu
[01:23.88] Aku pura pura tak tahu
[01:26.54] Aku pura pura tak sadar
[01:29.46] Kau hanya trauma
[01:32.12] (Meluncur di Arteri)
[01:35.04] Aku ingin tak menghiraukan masa depan
[01:39.29] Namun hidup apa hanya delapan kali sebulan?
[01:45.40] Salahku memikirkan
[01:48.32] Untuk menyelamatkan
[01:51.25] Saat kau lah titik perkara
[01:55.76] Menangisku di pundakmu
[02:02.40] Kau bilang muntahkan semua pilu
[02:06.38] Aku pura pura tak tahu
[02:09.84] Aku pura pura tak sadar
[02:11.70] Kau hanya trauma
[02:14.62] (di Arteri Pondok Indah)
[02:17.01] Aku berlari lari lari lari mengejar dirimu
[02:27.63] Cinta macam apa yang dijaga ketat oleh perantara?
[02:38.00] Indraku mati rasa, kubuang jauh dalam tempat sampah
[02:51.02] (Di Arteri Pondok Indah)
[03:11.21] Kau hanya trauma
[03:16.26] Meluncur di Arteri
[03:21.84] Hanya lagu lama
[03:26.62] Bernyanyi di Arteri
[03:30.87] Menangisku di pundakmu
[03:36.98] Kau bilang muntahkan semua pilu
[03:41.23] Aku pura pura tak tahu
[03:43.88] Aku pura pura tak sadar
[03:46.54] Kau hanya trauma
[03:49.20] (Meluncur di arteri)
[03:52.12] Setetes bahagia
[03:54.52] Yang selalu kau cari
[03:57.18] Mengalir berkelana
[03:59.84] Meluncur di arteri
[04:02.50] Setetes bahagia
[04:04.88] Yang selalu kau cari
[04:07.55] Mengalir berkelana
[04:10.20] Meluncur di arteri
