Hari Pertama (Shonichi)
[00:00.24] ~
[00:20.46] Aku berdiri di atas panggung yang selalu kudambakan
[00:26.04] Di tengah eluan, tepuk tangan dan juga semangat
[00:33.48] Dengan latihan yang ketat kulampaui dinding diriku
[00:39.07] Sambut hari ini tirai kesempatan pun terbuka
[00:45.98] Aku pun tidak menari sendiri
[00:49.44] Ada hari ku menangis di jalan pulang
[00:52.63] Aku bernyanyi tanpa berpikir
[00:55.82] Ada hari ku hilang percaya diri
[00:59.02] Selalu, sainganku
[01:02.20] Terlihat seolah bersinar
[01:05.93] Impian ada di tengah peluh
[01:09.37] Bagai bunga yang mekar secara perlahan
[01:13.37] Usaha keras itu tak akan mengkhianati
[01:18.94] Impian ada di tengah peluh
[01:22.37] Selalu menunggu agar ia menguncup
[01:26.10] Satu hari pasti sampai harapan terkabul
[01:33.36] Lampu sorot yang ternyata begitu terang seperti ini
[01:38.95] Bagai malam panjang menjadi fajar mentari pagi
[01:46.39] Sudah pasti aku tidak mau kalah dari kakak kelasku
[01:52.24] Kami ingin buat show diri kami sendiri
[01:59.15] Ada hari ku menangis sedih
[02:02.35] Saat ku libur karena ku cedera
[02:05.53] Ada hari ku sudah menyerah
[02:08.72] Imbangi sekolah beserta latihan
[02:12.17] Tapi ku mendengar
[02:15.36] Encore dari suatu tempat
[02:19.10] Impian setelah air mata
[02:22.56] Bunga senyuman setelah tangis berhenti
[02:26.28] Kuncup yang berusaha keras pun akan mekar
[02:31.84] Impian setelah air mata
[02:35.31] Ku percaya takkan kalah dari angin hujan
[02:39.30] Sampai doaku mencapai langit cerah
[02:46.47] Penuh semangat mari menari
[02:49.67] Penuh semangat mari menyanyi
[02:52.84] Tak lupakan tujuan awal
[02:55.51] Kerahkan seluruh tenaga
[02:58.92] Oh!
[03:01.31] Impian ada di tengah peluh
[03:05.03] Bagai bunga yang mekar secara perlahan
[03:09.00] Usaha keras itu tak akan mengkhianati
[03:14.59] Impian ada di tengah peluh
[03:18.04] Selalu menunggu agar ia menguncup
[03:21.77] Satu hari pasti sampai harapan terkabul
[03:27.87] ~
