Jejak Awan Pesawat (Hikoukigumo)
[00:00.10] ~
[00:20.60] Di antara musim gugur dan dingin
[00:24.31] Kita bersama berniat mengambil jalan pintas
[00:30.42] Melupakan belokan masa depan dan kebaikan
[00:36.53] Dan juga melupakan sang angin
[00:40.28] "Sayonara" kau bisikkan
[00:43.47] Ekspresimu saat itu
[00:46.65] Sinar mentari tak sampai
[00:49.84] Cinta itu telah layu dan gugur
[00:54.14] Jejak pesawat yang di langit
[00:57.64] Garis putih lurus memanjang
[01:00.83] Perasaan siapa yang masih ada
[01:04.81] Tanpa mampu menoleh ke belakang
[01:07.48] Jejak pesawat suatu waktu
[01:10.66] Seperti cakar tajam menusuk
[01:13.58] Meninggalkan bekas tipis, luka baru
[01:17.83] Dengan tatapan kosong diriku memandang
[01:24.61] ~
[01:34.44] Kucing yang lewat entah dari mana
[01:38.41] Kita bersama melihat kita seperti apa
[01:44.26] Yang dicoreti oleh anak-anak
[01:48.24] Jalanan aspal melangkahi semua kenangan
[01:54.09] Suatu tempat kita berdua
[01:57.31] Mungkin kan bertemu lagi
[02:00.76] Karena di tempat kenangan
[02:03.94] Terlalu banyak orang-orang
[02:08.11] Cinta itu jejak pesawat
[02:11.56] Satu gores kuas yang tipis
[02:14.75] Ke hari kita tak dapat kembali
[02:18.47] Dengan sedih tak dapat melangkah maju
[02:21.39] Seperti jejak awan pesawat
[02:24.59] Bak sembunyikan air mata
[02:27.79] Jauh aku rentangkan tangan kanan
[02:31.76] Dirimu yang telah meninggalkan kesedihan
[02:40.19] ~
[02:47.65] Jejak pesawat yang di langit
[02:51.10] Garis putih lurus memanjang
[02:54.02] Perasaan siapa yang masih ada
[02:58.06] Tanpa mampu menoleh ke belakang
[03:00.98] Jejak awan pesawat cinta
[03:03.91] Bagai mengejarnya dari belakang
[03:07.35] Walau sedih terlambat terdengarnya
[03:11.33] Suara pesawat di langit
[03:13.46] Dan tangisan jejak awan pesawat
[03:16.92] Bak sembunyikan air mata
[03:20.29] Jauh aku rentangkan tangan kanan
[03:24.31] Dirimu yang telah meninggalkan kesedihan
[03:31.49] ~
