Ku Tak Pantas Jadi Seorang Pujangga Cinta (Koi Wo Kataru Shijin Ni Narenakute) (31 Member Ver)
[00:00.10] ~
[00:17.11] Di bawah teduhnya pohon Elm
[00:20.56] Membalik lembar puisi Rilke
[00:23.74] Bibirmu sedang bergumam sendiri
[00:30.40] Apa yang ada di hatimu kini
[00:33.83] Sehingga membuatmu gelisah
[00:37.30] Akankah semua 'kan tertiup angin?
[00:42.62] Tanpa kau sadar di kejauhan
[00:45.80] Ku ingin melindungi dirimu
[00:49.23] Pandangan mata ini ’kan berikanmu kehangatan
[00:55.35] Sang mentari
[00:59.61] Diriku tak pantas jadi seorang pujangga cinta
[01:05.97] Daripada menghias kata, lebih baik diam di sini
[01:12.90] Diriku tak pantas jadi seorang pujangga cinta
[01:18.72] Biarkan hati ini terus berdebar
[01:22.46] Cukuplah menjadi bunga yang mekar
[01:29.28] ~
[01:43.37] Memakai seragam warna biru
[01:46.56] Lalu membetulkan ikatan pita
[01:50.01] Kamu tersenyum dan mulai berlari
[01:56.37] Yang kamu temukan di tempat itu
[01:59.83] Pasti bukanlah sebuah jawaban
[02:03.29] Jalanan yang disebut masa muda
[02:08.33] Saat kau lewat di sebelahku
[02:12.06] Tercium wangi aroma tubuhmu
[02:14.98] Saat menoleh, ku melihat punggungmu yang disinari
[02:21.41] Sang mentari
[02:25.40] Hanya dengan kata, segalanya seakan menghilang
[02:32.05] Sesuatu yang lebih berharga dari ungkapan perasaan
[02:38.95] Hanya dengan kata, segalanya seakan menghilang
[02:44.56] Biarlah perih terus terasa perih
[02:48.59] Cukuplah jadi bunga yang kusuka
[02:55.43] ~
[03:21.98] Diriku tak pantas jadi seorang pujangga cinta
[03:28.36] Daripada menghias kata, lebih baik diam di sini
[03:35.01] Diriku tak pantas jadi seorang pujangga cinta
[03:40.84] Biarkan hati ini terus berdebar
[03:44.84] Cukuplah menjadi bunga yang mekar
[03:51.73] ~
