Sakura No Hanabiratachi (Kelopak-Kelopak Bunga Sakura)
[00:00.10] ~
[00:34.09] Dari jendela kelas terpancar sinar mentari yang indah
[00:38.61] Ke kalender musim semi yang 'kan berlalu
[00:43.65] Saat kupandang ruang kelas, semua teman sekelasku
[00:48.16] Memakai seragam namun tampak dewasa
[00:53.20] Semuanya 'kan pergi menuju
[00:57.99] Masa depannya masing-masing
[01:02.79] Di punggungnya itu
[01:05.18] Terlihat membentang sayap mimpi
[01:12.36] Di saat kelopak bunga sakura bermekaran
[01:17.03] Di suatu tempat lonceng harapan mulai menggema
[01:21.81] Memberikan kebebasan dan keberanian
[01:26.60] Hari esok pada kita
[01:31.39] Di saat kelopak bunga sakura bermekaran
[01:36.17] Di suatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
[01:41.21] Pintu menuju ke dunia yang baru
[01:45.98] Harusnya kau buka dengan tangan sendiri
[01:52.82] ~
[02:00.77] Kita bertengkar, kita menelepon, kita pun pernah menangis
[02:05.31] Hari-hari itu sangat aku rindukan
[02:10.08] Selama ini kesedihan dan kegembiraan bagai jalan
[02:14.60] Di saat apa pun tak pernah sendirian
[02:19.64] Di album foto buku angkatan
[02:24.42] Ku memperlihatkan senyuman
[02:29.22] Mengantarkan pergi
[02:31.61] Musim yang berlalu, selamat tinggal
[02:38.78] Kelopak bunga air mata pun terus menetes
[02:43.56] Jatuh melewati pipi kemudian mulai pergi
[02:48.33] Kutatap langit biru terbentang luas
[02:53.12] Menarik napas dalam
[02:57.90] Kelopak bunga air mata pun terus menetes
[03:02.68] Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
[03:07.47] Tangan kedewasaan di depan matamu
[03:12.25] Ayo naiki bersama lambaikan tangan
[03:19.79] ~
[03:26.71] Di saat kelopak bunga sakura bermekaran
[03:31.52] Di suatu tempat lonceng harapan mulai menggema
[03:36.29] Memberikan kebebasan dan keberanian
[03:41.08] Hari esok pada kita
[03:46.12] Di saat kelopak bunga sakura bermekaran
[03:50.89] Di suatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
[03:55.67] Pintu menuju ke dunia yang baru
[04:00.19] Harusnya kau buka dengan tangan sendiri
[04:10.03] Kelopak bunga air mata pun terus menetes
[04:14.54] Jatuh melewati pipi kemudian mulai pergi
[04:19.57] Kutatap langit biru terbentang luas
[04:24.11] Menarik napas dalam
[04:29.15] Kelopak bunga air mata pun terus menetes
[04:33.92] Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
[04:38.71] Tangga kedewasaan di depan matamu
[04:43.49] Ayo naiki bersama lambaikan tangan
[04:50.40] ~
