[00:06.53] Dalam heningnya malam, hatiku bergetar,
[00:09.99] Wajah indahmu, kini terasa samar.
[00:13.43] Setiap detik berlalu, aku terjebak,
[00:16.89] Mencintai kesedihan, tanpa jejak.
[00:20.61] Bagaimana ku bisa mencintai patah hati,
[00:24.06] Ketika kau yang terindah, tak lagi di sini.
[00:27.78] Cinta yang tersisa, tak bisa terhapus,
[00:31.51] Menanti harapan, di balik luka yang ratus.
[00:42.14] Di antara cahaya, samar bayangmu menghampiri,
[00:45.86] Kosongnya hati ini, membuatku sendiri.
[00:49.05] Berharap ku bisa kembali, ke pelukan hangat,
[00:52.50] Tapi kini ku bertanya, apakah ini yang tepat?
[00:56.23] Bagaimana ku bisa mencintai patah hati,
[00:59.68] Ketika kau yang terindah, tak lagi di sini.
[01:03.13] Cinta yang tersisa, tak bisa terhapus,
[01:06.84] Menanti harapan, di balik luka yang ratus.
[01:24.64] Kini ku berdiri, dengan hati yang rawan,
[01:28.09] Mencari cinta baru, meski penuh keraguan.
[01:31.81] Walau cinta ini, takkan pernah sirna,
[01:35.26] Belajar untuk melepaskan, meski terasa hampa.
[01:40.58] Bagaimana ku bisa mencintai patah hati,
[01:44.30] Ketika kau yang terindah, tak lagi di sini.
[01:47.75] Cinta yang tersisa, tak bisa terhapus,
[01:51.73] Menanti harapan, di balik luka yang ratus.
[02:26.79] Kini ku berdiri, dengan hati yang rawan,
[02:30.52] Mencari cinta baru, meski penuh keraguan.
[02:33.97] Walau cinta ini, takkan pernah sirna,
[02:37.43] Belajar untuk melepaskan, meski terasa hampa.
