[00:21.68] Di bibirmu, ada puisi terhenti,
[00:26.99] Kata-kata yang menunggu,
[00:32.32] Tak terselesaikan dalam diam,
[00:37.90] Hanya kau dan aku yang tahu.
[00:43.46] Setiap frasa lembut dari bibirmu,
[00:49.31] Menjadi bait yang tak lengkap,
[00:54.89] Jadikan aku pelengkap,
[00:57.29] Untuk merangkai,
[01:00.20] setiap kata yang tak terungkap.
[01:05.51] Biar aku tuliskan kata akhir,
[01:11.09] Dari puisi yang slalu terhenti,
[01:16.42] Dengan setiap ciuman lembut,
[01:19.88] Ku-akan lengkapi setiap kata.
[01:27.31] Mari coba ku-rangkai,
[01:29.96] Puisi yang kau mulai,
[01:32.89] Bait yang selalu terhenti,
[01:35.81] Biar kulengkapi,
[01:38.46] Menjadi bagian dari cerita kita.
[01:49.30] Mari coba ku-rangkai,
[01:51.96] Puisi yang kau mulai,
[01:54.87] Bait yang selalu terhenti,
[01:57.80] Biar kulengkapi,
[02:00.46] Menjadi bagian dari cerita kita.
[02:11.61] Dan ketika puisi itu selesai,
[02:16.92] Akan ada kita dalam setiap bait,
[02:22.77] Hingga puisi ini abadi,
[02:27.81] Dalam lirik cinta kita.
[02:33.39] Dan ketika puisi itu selesai,
[02:38.98] Akan ada kita dalam setiap bait,
[02:44.82] Hingga puisi ini abadi,
[02:50.13] Dalam lirik cinta kita.
