Sialan
[00:16.62] Dari seribu jalan di dunia
[00:20.88] Mengapa
[00:23.28] Berpapasan bertemu dia
[00:30.44] Inginnya lari pergi tanpa kata
[00:34.69] Menyapa
[00:37.87] Sudut mata hafal rupanya
[00:42.92] Lupa bahwa lupakannya tak mudah tapi itu senyuman yang ku suka
[00:55.93] Sepertinya sama
[00:58.86] Tatapan khas matanya masih yang lama
[01:02.86] Kau ajak bicara
[01:05.78] Seketika kembali ku jatuh cinta
[01:11.37] Sialan dia
[01:15.62] Sakit dan air mata sia sia
[01:24.12] Dari begitu banyak manusia
[01:30.24] Mengapa lagi lagi dia yang kujumpa
[01:37.67] Malam hangat tapi ku terjaga
[01:41.65] Rindukan dirinya si pusat kecewa
[01:50.15] Lupa bahwa lupakannya tak mudah
[01:56.27] Tapi menyangkut dia ku tak bisa
[02:03.71] Sepertinya sama
[02:06.09] Tatapan khas matanya masih yang lama
[02:10.34] Kau ajak bicara
[02:13.54] Seketika kembali ku jatuh cinta
[02:18.58] Sialan dia
[02:23.10] Sakit dan air mata sia sia
[02:31.06] Melesat tepat di titik kelemahanku
[02:37.45] Letaknya di hati, hatiku ini
[02:44.60] Terbaik tetap selalu ada singgasana
[02:50.99] Tempat untuknya
[02:57.63] Sepertinya sama
[03:01.09] Tatapan khas matanya masih yang lama
[03:04.54] Kau ajak bicara
[03:07.72] Seketika kembali ku jatuh cinta
[03:13.05] Sialan dia
[03:17.03] Sakit dan air mata sia sia...
