Kisah Cinta Liya
[00:00.14] ꍏ꒒ꀤꎇꁴ
[00:08.64] Dengarkanlah kisah cinta Liya
[00:13.16] Gadis idamanku zaman remaja
[00:16.08] Jalannya tak semanis cinta biasa
[00:18.74] Namun akhirnya terus berbunga
[00:21.13] Cinta lahir dari rasa benci
[00:23.79] Cinta lahir dari sebuah puisi
[00:26.44] Namun kisah tak kekal selamanya
[00:29.10] Cuma ia sewaktu remaja
[00:31.75] Mentari cerah beralun kicauan burung meriah
[00:35.21] Aku teringat indahnya zaman sekolah
[00:37.33] Disana terlihat sekumpulan gadis popular
[00:39.99] Diatas anjung pula terlihat kumpulan gangster
[00:42.64] Hari pertama biasa hari kenalan
[00:45.30] Sorang persorangan nama diperkenalkan
[00:47.96] Terdapat ramai gadis manis dalam kelasku
[00:50.88] Bagai sekumpulan ratu cantik sedang beratur
[00:53.27] Mata lekat pada seorang gadis bernama Liya
[00:55.93] Ramai jejaka disekolah gaduh rebutkan dia
[00:58.58] Tahunya begitu aku terus buang harapan
[01:01.24] Tak mahuku jadi mangsa gugur kerna perempuan
[01:04.16] Namun terkejutku dengar cerita yang dah tersebar
[01:06.82] Liya terpikat padaku ingin ku jadi pacar
[01:09.47] Tiba-tiba Tina kata jangan terus percaya
[01:11.87] Liya cuma tunjuk dia boleh pikat semua jejaka
[01:14.78] Dengarkanlah kisah cinta Liya
[01:17.44] Gadis idamanku zaman remaja
[01:19.83] Jalannya tak semanis cinta biasa
[01:22.49] Namun akhirnya terus berbunga
[01:25.14] Cinta lahir dari rasa benci
[01:27.80] Cinta lahir dari sebuah puisi
[01:30.72] Namun kisah tak kekal selamanya
[01:33.64] Cuma ia sewaktu remaja
[01:35.77] Sah memang benar
[01:37.10] Liya dah dicabar
[01:38.43] Kalau dapat aku dalam satu minggu menang besar
[01:41.35] Kalau kalah Liya kena hukum
[01:43.74] Beli makanan tuk kawan-kawan sedia maklum
[01:46.13] Dari hari Isnin Liya mulakan strategi
[01:49.05] Dia cuma ada masa dalam lima hari
[01:51.71] Liya dekat padaku duduk disebelah
[01:54.10] Mintak aku tulis puisi untuk letak dalam majalah
[01:57.29] Aku kata boleh saja sambil beri muka selamba
[02:00.47] Esok hantar kalau idea sudah ada
[02:02.33] Loceng pun berbunyi lalu aku terus beredar
[02:04.99] Tinggalkan Liya dibelakang dengan muka kecewa
[02:07.91] Tinggal satu hari godaannya tak ku layan
[02:10.30] Liya putus asa dan tunjukkan muka bosan
[02:12.96] Liya kata tak pernah dia jumpa orang sepertiku
[02:15.88] Sombong mengada-ngada jual mahal nanti tak laku
[02:18.53] Dengarkanlah kisah cinta Liya
[02:21.72] Gadis idamanku zaman remaja
[02:23.85] Jalannya tak semanis cinta biasa
[02:26.77] Namun akhirnya terus berbunga
[02:29.42] Cinta lahir dari rasa benci
[02:31.82] Cinta lahir dari sebuah puisi
[02:34.47] Namun kisah tak kekal selamanya
[02:37.14] Cuma ia sewaktu remaja
[02:39.80] Dan hari itu aku hantar puisi dimejanya
[02:42.46] Puisi tentang cinta yang bukan mainan semata
[02:45.11] Disituku tulis bahwa aku tahu niatnya
[02:47.77] Namun tetap ku luahkan rasa cintaku padanya
[02:50.43] Liya mula sedar dan memohon maaf padaku
[02:53.08] Tapi dalam mainan dia benar cinta padaku
[02:55.74] Cuma terlalu payah egonya untuk mengaku
[02:58.40] Tapi ku tak kisah yang berlalu biar berlalu
[03:01.32] Dan yang pasti cinta kami mula bersemi
[03:03.44] Ponakan asmara disirami setiap hari
[03:06.10] Ramai tak percaya kata Liya telah berubah
[03:08.75] Perubahan gadis terpopular dalam sekolah
[03:11.68] Liya serahkan cintanya hanya cuma untuk diriku
[03:14.60] Lalu ramai benci ramai pula rasa cemburu
[03:17.52] Budak lapor kami berduaan di tempat sunyi
[03:20.18] Hingga kami dibuang sekolah dan tak pernah jumpa lagi
[03:22.83] Dengarkanlah kisah cinta Liya
[03:27.61] Gadis idamanku zaman remaja
[03:28.14] Jalannya tak semanis cinta biasa
[03:30.54] Namun akhirnya terus berbunga
[03:33.19] Cinta lahir dari rasa benci
[03:35.85] Cinta lahir dari sebuah puisi
[03:38.77] Namun kisah tak kekal selamanya
[03:41.43] Cuma ia sewaktu remaja
[03:43.82] Dengarkanlah kisah cinta Liya
[03:46.74] Gadis idamanku zaman remaja
[03:49.39] Jalannya tak semanis cinta biasa
[03:52.05] Namun akhirnya terus berbunga
[03:54.71] Cinta lahir dari rasa benci
[03:57.63] Cinta lahir dari sebuah puisi
[04:00.28] Namun kisah tak kekal selamanya
[04:02.94] Cuma ia sewaktu remaja
