Romeo and Cinderella
[00:12.55] Jangan jadikan cintaku bagai Juliet yang merana,
[00:18.97] tolong bawa aku pergi… jauh dari semua drama.
[00:25.11] Pada Ayah dan Ibuku, aku pamit tuk beristirahat,
[00:31.79] semoga mimpi indah datang—
[00:34.70] karena malam ini aku tak ingin pulang cepat.
[00:41.95] Karamel menggoda membelit langkahku perlahan,
[00:47.87] di kaki yang malu tersentuh bayangan.
[00:53.77] Sampai di mana malam ini akan membawa kita?
[01:04.17] Jangan menggigit, sentuh saja… lembut seperti pertama.
[01:10.48] Pahit masih kutakuti, manis lebih kusuka—
[01:16.96] Mama memanjakanku dengan gula.
[01:22.21] Jika ada yang tak kumengerti,
[01:26.61] bukankah wajar bila ingin ku ketahui?
[01:29.81] Tunjukkan semuanya malam ini—
[01:33.60] padamu… kubuka seluruh hati.
[01:39.02] Aku rindu kamu seperti Cinderella,
[01:45.33] berlari hanya dengan seragam sekolah.
[01:51.73] Wahai sihir, berhentikanlah waktu ini,
[01:58.32] sebelum orang-orang jahat datang menghalangi.
[02:05.24] Ingin kabur seperti Juliet,
[02:11.37] tapi jangan panggil aku dengan nama itu—tidak tepat.
[02:18.55] Bukankah kisah kita harus bersatu?
[02:25.10] Tanpanya, cinta ini takkan seru.
[02:30.95] Hei… maukah kau hidup bersamaku?
[02:47.99] Maskara panjang kubuat untuk terlihat dewasa,
[02:54.21] besok aku janji akan menjadi anak yang baik saja.
[03:00.82] Tapi malam ini… biarkan aku sedikit nakal,
[03:07.01] renda hitam ini tak dijaga—
[03:10.44] ke mana bila aku melangkah?
[03:16.56] Aku yang jatuh cinta terlalu dalam,
[03:20.06] hingga ingin menggigit, ingin jadi yang kau simpan.
[03:23.00] Namun Ayah tampak tak suka padamu…
[03:26.46] tangan yang ia ulurkan penuh ragu,
[03:29.60] ternyata menggenggam sebuah kalung belenggu.
[03:36.37] Bawalah aku pergi, Romeo-ku,
[03:41.89] sejauh marah mereka tak mampu menyusulku.
[03:48.17] Lonceng berdentang—aku si Cinderella,
[03:54.91] sepatu kacaku kutinggalkan saja.
[04:02.05] Karena itu cepat temukan aku lagi,
[04:07.85] sebelum mimpi buruk mendahului.
[04:14.76] Gadis itu pasti juga begitu,
[04:21.23] berbohong “sepatu jatuh”, padahal ia ingin dirayu.
[04:28.24] Benarkan? Aku pun sama,
[04:30.91] karena kuingin dicintai lebih dalam dari kata.
[04:38.78] Cobalah lihat hatiku ini,
[04:41.35] penuh keinginan, penuh mimpi—tak pernah terisi.
[04:50.26] Masih ada ruang kosong tanpa batas,
[04:57.27] ingin rasanya kuisi sampai tak ada tempatmu tersisa…
[05:03.93] tapi itu takkan membuat bahagia.
[05:13.49] Kata mereka bahagia itu
[05:19.25] ada di kotak kecil, bukan yang besar penuh nafsu.
[05:25.64] Aku takut bila begini terus,
[05:32.41] kau akan pergi… meninggalkanku luruh.
[05:39.98] Tapi Ayah dan Ibu yang paling serakah di dunia,
[05:45.98] hari ini pun tetap sama.
[05:49.22] Kejujuran itu yang paling berharga—
[05:56.03] yang hilang itu kapak emas belaka.
[06:02.44] Cinderella yang penuh dusta
[06:08.00] katanya dimakan serigala.
[06:14.74] Bagaimana denganku nantinya?
[06:18.53] Sebelum itu terjadi…
[06:27.06] datanglah.
[06:34.59] Selamatkan aku, cinta.
