Kail Kita 01
[00:16.98] Di pagi yang tenang di tepi sungai
[00:23.65] di sela pepohonan kabut tipis membelai
[00:30.28] Ku lempar harapan di ujung kail
[00:36.92] Menunggu cerita dari dalam air
[00:44.36] Angin pelan menyapa wajahku
[00:48.34] Air berbisik pelan di batu-batu
[00:51.53] Tak perlu ramai, tak perlu tergesa
[00:54.74] Di sini hatiku terasa lega
[01:03.23] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[01:06.69] Bersama arus yang terus berlari
[01:10.15] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[01:13.60] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[01:22.10] Matahari naik perlahan tinggi
[01:28.73] Bayangan perahu bergoyang sunyi
[01:35.37] Tawa teman dan secangkir kopi
[01:41.76] Menjadi teman sepanjang hari
[01:50.53] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[01:53.72] Bersama arus yang terus berlari
[01:57.17] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[02:00.63] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[02:04.88] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[02:08.33] Bersama arus yang terus berlari
[02:11.52] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[02:15.24] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[02:20.85] Saat senja pulang membawa warna
[02:27.22] Kukemas hari penuh cerita
[02:33.61] Kadang ikan, kadang hanya rasa
[02:39.47] Namun damainya selalu ada
