Kail Kita 04
[00:19.93] Di pagi yang tenang di tepi sungai
[00:23.14] di sela pepohonan kabut tipis membelai
[00:25.54] Ku lempar harapan di ujung kail
[00:28.20] Menunggu cerita dari dalam air
[00:30.85] Angin pelan menyapa wajahku
[00:33.24] Air berbisik pelan di batu-batu
[00:35.90] Tak perlu ramai, tak perlu tergesa
[00:38.28] Di sini hatiku terasa lega
[00:41.47] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[00:43.94] Bersama arus yang terus berlari
[00:46.60] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[00:49.25] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[00:51.64] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[00:54.30] Bersama arus yang terus berlari
[00:56.69] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[00:59.35] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[01:02.00] Matahari naik perlahan tinggi
[01:04.66] Bayangan perahu bergoyang sunyi
[01:06.78] Tawa teman dan secangkir kopi
[01:09.46] Menjadi teman sepanjang hari
[01:12.13] Di ujung kail kutitipkan mimpi
[01:14.54] Bersama arus yang terus berlari
[01:16.93] Entah ikan besar atau sekedar sunyi
[01:19.85] Menanti getaran ujung yang tak pasti
[01:24.14] Saat senja pulang membawa warna
[01:26.83] Kukemas hari penuh cerita
[01:29.22] Kadang ikan, kadang hanya rasa
[01:31.87] Namun damainya selalu ada
