05. Patriot Moral Prematur
[00:18.34] Tercium bau busuk
[00:20.57] Dari relevasi parodi peraikan moral
[00:25.30] Diperhara s'bagai parasit
[00:28.65] Hamba setia pelayan tahta tirani
[00:36.15] Mereka kongegrasi agen bencana
[00:41.71] Terdik untuk perang barisan raga tak berotak
[00:46.16] Terjerat kebodohan mengkristal
[00:51.10] Ini semiotika anjing rabies
[00:56.11] Menyerang tanpa pikir panjang
[00:59.46] Dahaga darah
[01:02.80] Menggrogoti sa aman yang sekarat
[01:06.69] duplah hukum rimba
[01:10.03] Inkarnasi kultur barbar ketimura
[01:13.36] Hanya bernyali saat berkoloni, yeah
[01:20.87] Gila pahala nurani mati rasa
[01:24.48] Lapar kuasa yang menjadi lawan
[01:27.82] Atas nama kebaikan premanisme halal
[01:31.43] Wacana moral selalu omong kosong
[01:36.16] Wacana moral omong kosong
[01:44.52] Pelabelan halal dan haram
[01:48.13] Sudut pandang yang dangkal
[01:51.75] Merampas hak yang tak sejalan
[01:55.09] Dibabtis jadi lawan
[02:00.09] Lawan, kita adalah lawan
[02:07.32] Kita adalah lawan
[02:25.39] Kecemasan t'lah kita nikmati
[02:29.29] Dikhianati negri sendiri
[02:32.35] Punah sudah rasa percaya
[02:36.24] Terkikis rasa kecewa
[02:41.25] Patriot moral prematur heroisme
[02:48.20] Sampah masyarakat
[03:00.45] Belenggu ruang gerak dalam demokrasi
[03:04.07] Rasa aman, sekarat tersodomi parang halal
[03:10.19] Keadilan utopis konkret
[03:16.02] Tahta tirani harus mati
