Tentang Badai dan Pagi Setelahnya
[00:55.95] Setelah badai berlalu dan terang mulai terbit
[01:09.64] Masih maukah semilir ini mengajakku bermain?
[01:22.67] Atau akankah ia berlalu untuk mengacak kota lain?
[01:35.95] Seakan ia lupa bahwa kita pernah melesat semalam suntuk
[01:49.24] Aku tak tahu
[01:52.69] Aku tak pernah tahu
[02:02.14] Semua selalu berulang
[02:09.05] Menuju bisu dan diam
[02:16.21] Aku tak tahu
[02:19.28] Aku tak pernah tahu
[02:29.11] Semua selalu berpulang
[02:35.75] Pada sepi, pada malam
[02:41.75] ...
[03:09.15] Sudahlah, biarkan aku tertidur
[03:22.43] Lelap selalu menjadi teman baik bagi ketakutanku
[03:35.98] Sudahlah, tak usah berpamitan
[03:49.26] Kamar ini tak cukup besar untuk kita berdua
[04:02.17] ...
[04:16.79] Aku pernah bermimpi
[04:19.71] Akan tarian yang tak pernah mengeja jeda
[04:25.45] Akan ombak yang tak pernah berhenti bercanda
[04:36.49] Akan kita yang tak pernah mengenal koma,
[04:43.00] Aku pernah bermimpi
[04:46.45] Akan tarian yang tak pernah mengeja jeda
[04:52.84] Akan ombak yang tak pernah berhenti bercanda
[04:59.75] Akan kita yang tak pernah mengenal koma
[05:06.54] Ataupun titik
[05:07.77] ...
[05:47.43] Sudahlah, biarkan aku tertidur
[06:00.47] Lelap selalu menjadi teman baik bagi ketakutanku
[06:13.74] Sudahlah, tak usah berpamitan
[06:27.02] Kamar ini tak cukup besar untuk kita berdua
