Sialan - Adrian Khalif_ Juicy Luicy
[00:03.18] (Hu-oh, hu)
[00:06.83] (Yeah, yeah)
[00:10.03] (Hu-oh, hu, hu)
[00:16.34] Dari seribu jalan di dunia
[00:20.61] Mengapa berpapasan, bertemu dia?
[00:30.02] Inginnya lari, pergi tanpa kata
[00:34.27] Menyapa, sudut mata hafal rupanya (sayang)
[00:42.47] Lupa bahwa lupakannya tak mudah
[00:48.50] Tapi itu senyuman yang kusuka
[00:56.18] Sepertinya sama
[00:58.63] Tatapan khas matanya masih yang lama
[01:03.19] Kauajak bicara
[01:06.02] Seketika kembali ku jatuh cinta
[01:11.18] Sialan dia
[01:15.74] Sakit dan air mata sia-sia, mm-mm
[01:24.16] Dari begitu banyak manusia
[01:28.27] Mengapa lagi-lagi dia yang kujumpa? (Mengapa dia yang kujumpa?)
[01:37.55] Malam hangat, tapi ku terjaga
[01:41.77] Rindukan dirinya, si pusat kecewa, oh-oh
[01:50.52] Lupa bahwa lupakannya tak mudah
[01:56.14] Tapi menyangkut dia, ku tak bisa
[02:03.95] Sepertinya sama
[02:06.35] Tatapan khas matanya masih yang lama
[02:10.41] Kauajak bicara
[02:13.52] Seketika kembali ku jatuh cinta
[02:18.64] Sialan dia
[02:22.88] Sakit dan air mata sia-sia
[02:30.76] Melesat tepat di titik kelemahanku
[02:37.39] Letaknya di hati (hati), hatiku ini
[02:44.32] Terbaik, tetap s'lalu ada singgasana
[02:51.07] Tempat untuknya, ho-ah-ah
[02:58.03] Sepertinya sama
[03:00.31] Tatapan khas matanya masih yang lama
[03:04.58] Kauajak bicara
[03:07.52] Seketika kembali ku jatuh cinta
[03:13.08] Sialan dia
[03:17.28] Sakit dan air mata sia (sia)
[03:25.88] (Dari begitu banyak manusia)
[03:28.41] (Mengapa lagi-lagi hanya dia?)
[03:31.93] (Malam yang hangat, tapi ku terjaga)
[03:35.31] (Hanyalah dia, si pusat kecewa)
[03:39.40] (Dari begitu banyak manusia) dari semuanya
[03:42.27] (Mengapa lagi-lagi hanya dia?) Hanya dia
[03:45.90] (Malam yang hangat, tapi ku terjaga) oh, dia
[03:48.18] Yang buat tidurku tak tentu (hanyalah dia, si pusat kecewa), sialan
