Lrc Player

Sialan - Adrian Khalif_ Juicy Luicy

Unknown artist
[04:01.09]·Synced by Guest·
This lyric sheet isn't paired with a song yet, so lines are shown but won't sync or seek.

[00:03.18] (Hu-oh, hu)

[00:06.83] (Yeah, yeah)

[00:10.03] (Hu-oh, hu, hu)

[00:16.34] Dari seribu jalan di dunia

[00:20.61] Mengapa berpapasan, bertemu dia?

[00:30.02] Inginnya lari, pergi tanpa kata

[00:34.27] Menyapa, sudut mata hafal rupanya (sayang)

[00:42.47] Lupa bahwa lupakannya tak mudah

[00:48.50] Tapi itu senyuman yang kusuka

[00:56.18] Sepertinya sama

[00:58.63] Tatapan khas matanya masih yang lama

[01:03.19] Kauajak bicara

[01:06.02] Seketika kembali ku jatuh cinta

[01:11.18] Sialan dia

[01:15.74] Sakit dan air mata sia-sia, mm-mm

[01:24.16] Dari begitu banyak manusia

[01:28.27] Mengapa lagi-lagi dia yang kujumpa? (Mengapa dia yang kujumpa?)

[01:37.55] Malam hangat, tapi ku terjaga

[01:41.77] Rindukan dirinya, si pusat kecewa, oh-oh

[01:50.52] Lupa bahwa lupakannya tak mudah

[01:56.14] Tapi menyangkut dia, ku tak bisa

[02:03.95] Sepertinya sama

[02:06.35] Tatapan khas matanya masih yang lama

[02:10.41] Kauajak bicara

[02:13.52] Seketika kembali ku jatuh cinta

[02:18.64] Sialan dia

[02:22.88] Sakit dan air mata sia-sia

[02:30.76] Melesat tepat di titik kelemahanku

[02:37.39] Letaknya di hati (hati), hatiku ini

[02:44.32] Terbaik, tetap s'lalu ada singgasana

[02:51.07] Tempat untuknya, ho-ah-ah

[02:58.03] Sepertinya sama

[03:00.31] Tatapan khas matanya masih yang lama

[03:04.58] Kauajak bicara

[03:07.52] Seketika kembali ku jatuh cinta

[03:13.08] Sialan dia

[03:17.28] Sakit dan air mata sia (sia)

[03:25.88] (Dari begitu banyak manusia)

[03:28.41] (Mengapa lagi-lagi hanya dia?)

[03:31.93] (Malam yang hangat, tapi ku terjaga)

[03:35.31] (Hanyalah dia, si pusat kecewa)

[03:39.40] (Dari begitu banyak manusia) dari semuanya

[03:42.27] (Mengapa lagi-lagi hanya dia?) Hanya dia

[03:45.90] (Malam yang hangat, tapi ku terjaga) oh, dia

[03:48.18] Yang buat tidurku tak tentu (hanyalah dia, si pusat kecewa), sialan