Secukupnya
[00:09.33] Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
[00:18.89] Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
[00:26.33] Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
[00:31.37] Berlomba jadi asri mengais validasi
[00:35.62] Dan aku pun terhadir
[00:38.01] Seakan paling mahir
[00:40.40] Menenangkan dirimu
[00:43.33] Yang merasa terpinggirkan dunia
[00:47.58] Tak pernah adil
[00:49.70] Kita semua gagal
[00:52.10] Angkat minumanmu
[00:54.48] Bersedih bersama-sama
[00:56.87] Ah ah ah ah
[00:59.79] Sia-sia pada akhirnya
[01:04.61] Putus asa terekam pedih semua
[01:09.39] Masalahnya lebih dari yang secukupnya
[01:23.75] Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
[01:31.98] Putra putri sakit hati Ayah Ibu sendiri
[01:36.76] Komitmen lama mati hubungan yang menyepi
[01:41.81] Wisata masa lalu
[01:44.73] Kau hanya merindu
[01:46.33] Mencari pelarian
[01:48.47] Dari pengabdian yang terbakar sirna
[01:53.25] Mengapur berdebu
[01:55.64] Kita semua gagal
[01:58.03] Ambil sedikit tisu
[02:00.16] Bersedihlah secukupnya
[02:02.81] Ah ah ah ah
[02:05.73] Secukupnya kan masih ada
[02:09.98] Penggantinya belum waktunya kau bisa
[02:15.29] Menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya
[02:21.67] Semua yang sirna kan kembali lagi
[02:30.44] Semua yang sirna kan nanti berganti
