Saint Loco - Di Balik Pintu Istana - Official Soundtrack - NAGASWARA
[00:02.82] "REFORMASI!!!"
[00:03.61] "emang demo itu salah?"
[00:04.67] "dosa?"
[00:05.47] "haram?"
[00:06.27] "kalau sesuatu udah melenceng"
[00:07.35] "ya dibenerin lah mbak"
[00:08.94] "kalau ngomong kebenaran itu salah"
[00:10.54] "lalu yang pantas untuk ngomong kebenaran itu siapa?"
[00:36.03] Aaaaaarrrggghhhhh......!
[00:47.19] Lucunya heran berawal
[00:48.79] gesit angkara murka
[00:50.38] Penebusan derita dari rakyat jelata
[00:53.30] Hilangnya nilai keluarga
[00:54.63] tersiksa dan binasa
[00:56.22] Beragam situasi
[00:57.29] konflik antar sesama
[00:58.88] Saat suara terbungkam
[01:00.47] keadilan terpendam
[01:01.81] Pecahkan keheningan
[01:03.13] tanpa peringatan
[01:04.72] Jatuhkan korban
[01:06.05] dalam suasana mencekam
[01:07.64] Hidupnya akan kuasa
[01:08.97] harga mati perubahan
[01:12.81] Di balik pintu istana
[01:16.00] terlukis kisah-kisah manusia
[01:19.45] Kami adalah generasi reformasi
[01:22.11] Terlahir dalam kekacauan demokrasi
[01:24.77] Di balik pintu istana
[01:27.42] ada seribu tanda tanya
[01:31.40] Kami adalah juru kunci masa depan
[01:33.80] Suara hati dari sebuah pengharapan
[01:37.25] Haruskan kita semua
[01:39.90] terserak berserah
[01:42.82] Akankah kita semua
[01:45.49] satukan nusa bangsa
[01:47.97] Demi sang saka merah putih
[01:49.57] mengabdi tuk negara
[01:51.15] Jalankan perintah
[01:52.48] ikuti semua sumpah
[01:53.82] Saat batin terluka
[01:55.40] nurani pun terbantah
[01:56.73] Kesatuan terpecah
[01:58.33] rusak kenangan indah
[02:02.14] Di balik pintu istana
[02:04.96] terlukis kisah-kisah manusia
[02:08.51] Kami adalah generasi reformasi
[02:11.16] Terlahir dalam kekacauan demokrasi
[02:13.82] Di balik pintu istana
[02:16.48] ada seribu tanda tanya
[02:20.20] Kami adalah juru kunci masa depan
[02:22.86] Suara hati dari sebuah pengharapan
[02:23.67] .............
[02:24.46] INTERLUDE
[02:25.26] .............
[02:26.30] "ini nih dia nih orangnya nih! ini dia nih!"
[02:28.69] "sekarang kita mahasiswa lagi di depan nih mas"
[02:30.29] "ayo tembak kalau berani!"
[02:32.15] "tembak mas! ayo!"
[02:34.27] "enak ya jadi tentara"
[02:35.86] "kayak jagoan"
[02:36.66] "bawa senjata ke mana-mana"
[02:39.06] "nggak suka, hajar!"
[02:40.66] "nggak nurut, tembak!"
[02:42.24] "punya istri tinggalin aja terus mas"
[02:44.63] "nggak perduli dia lagi hamil atau enggak"
[02:47.29] "emang tentara nggak boleh punya hati?"
[02:50.48] "emang tentara nggak boleh punya hati?"
[02:53.41] "disuruh tugasnya jalan aja"
[02:55.27] "ninggalin bini sendirian"
[02:56.87] "yang penting kan karir nomer satu"
[02:58.99] "iya nggak mas!"
[03:00.05] "yang penting karir kan nomer satu!"
[03:01.52] "iya aku salah!"
[03:02.58] "itu kan yang pengen kamu denger?"
[03:03.64] "puas kamu?"
[03:04.44] "heh?"
[03:05.23] "puas kamu?!"
[03:05.76] Di balik pintu istana
[03:08.67] terlukis kisah-kisah manusia
[03:12.13] Kami adalah generasi reformasi
[03:14.79] Terlahir dalam kekacauan demokrasi
[03:17.17] Di balik pintu istana
[03:20.11] ada seribu tanda tanya
[03:23.56] Kami adalah juru kunci masa depan
[03:26.22] Suara hati dari sebuah pengharapan
[03:28.88] Di balik pintu istana
[03:31.80] Alam sadarku terus mengalah
[03:35.25] Kami adalah generasi reformasi
[03:37.90] Terlahir dalam kekacauan demokrasi
[03:40.56] Di balik pintu istana
[03:43.23] Jiwa ragaku untukmu bangsa...
[03:46.95] Kami adalah juru kunci masa depan
[03:49.35] Suara hati dari sebuah pengharapan
