Lrc Player

Dua Timbangan

Fredy
[07:51.60]·
This lyric sheet isn't paired with a song yet, so lines are shown but won't sync or seek.

[00:21.92] Verse 1]

[00:23.24] Banyak suara yang silih berganti

[00:29.09] Menilai langkah yang sedang kulewati

[00:36.60] Bila tak sama dengan kacamata mereka

[00:43.77] Aku dianggap salah, dianggap hilang arah

[00:51.48] Dihakimi dari luar, dari apa yang terlihat

[01:04.51] Oleh mata manusia yang pandangannya singkat.

[01:20.18] Kadang kita lelah mengejar pujian

[01:26.29] Mencoba sempurna di atas panggung buatan

[01:33.18] Melakukan segalanya agar dunia bersorak

[01:40.62] Namun di dalam batin, hati nurani memberontak

[01:48.08] Ternyata sorak-sorai dan manisnya sanjungan

[01:54.99] Bisa jadi dosa yang samar di hadapan Tuhan.

[02:05.36] Kusadari kini ada sebuah rahasia

[02:12.51] Tentang dua timbangan yang jauh berbeda...

[02:21.28] Benar di mata manusia, belum tentu benar bagi-Nya

[02:28.99] Yang dipuja-puja dunia, bisa jadi hampa di mata Sang Pencipta

[02:38.02] Dan yang benar di mata Tuhan, seringkali manusia salahkan

[02:47.85] Dianggap bodoh, dikucilkan, dan ditinggalkan.

[02:55.29] Biar saja aku kehilangan panggung dunia

[03:02.73] Asal di hadapan-Nya, langkahku terjaga.

[03:13.87] Manusia menilai dari pakaian dan rupa

[03:20.25] Tuhan menyelami hati yang penuh rahasia

[03:27.16] Manusia menghukum dari satu kesalahan

[03:34.87] Tuhan memeluk dari sebulir penyesalan

[03:42.30] Buat apa terlihat agung di mata sesama

[03:48.95] Jika di hadapan Tuhan, jiwa ini tak bermakna?

[03:59.02] Kusadari kini ada sebuah rahasia

[04:06.47] Tentang dua timbangan yang jauh berbeda...

[04:14.98] Benar di mata manusia, belum tentu benar bagi-Nya

[04:22.95] Yang dipuja-puja dunia, bisa jadi hampa di mata Sang Pencipta

[04:31.71] Dan yang benar di mata Tuhan, seringkali manusia salahkan

[04:41.27] Dianggap bodoh, dikucilkan, dan ditinggalkan.

[04:48.71] Biar saja aku kehilangan panggung dunia

[04:55.88] Asal di hadapan-Nya, langkahku terjaga.

[05:12.61] Tak usah lagi lelah mencari pengakuan

[05:21.11] Dari mereka yang tak menggenggam kehidupan

[05:28.54] Biar aku berjalan di jalan yang sepi

[05:35.46] Tak butuh sorot lampu, tak butuh simpati

[05:43.16] Karena pada akhirnya di ujung napas nanti

[05:49.80] Hanya timbangan-Nya yang akan mengadili.

[06:14.51] Benar di mata manusia, belum tentu benar bagi-Nya

[06:21.96] Yang dipuja-puja dunia, bisa jadi hampa di mata Sang Pencipta

[06:30.97] Dan yang benar di mata Tuhan, seringkali manusia salahkan

[06:40.82] Dianggap bodoh, dikucilkan, dan ditinggalkan.

[06:47.47] Biar saja aku kehilangan panggung dunia

[06:55.43] Asal di hadapan-Nya, hatiku bernilai harganya.

[07:06.89] Berhenti mendengarkan riuh manusia...

[07:16.71] Cukup dengarkan bisikan-Nya di dalam dada...

[07:23.63] Biarlah duniaku sunyi dari tepuk tangan...

[07:31.34] Asal aku berpulang... membawa kebenaran.