nyalakan
[00:10.84] nyalakan obor di hati
[00:13.58] jalannya penuh raksasa
[00:16.34] harungi liku hidup yang berduri
[00:18.34] obor itu biar menyala
[00:21.59] terasakan sinaran mentari menyentuh kulit
[00:23.85] adrenalin kelabut
[00:24.83] janjikan tiada yang sulit
[00:26.82] renjisan kelenjar berfungsi dengan penuh makna
[00:29.34] suntikan darah kembara membara bagai magma
[00:31.84] tuangkan lebih suntingan
[00:33.58] kalau langsai produksi
[00:34.84] kudus dari penyulingan dan perilaku proaksi
[00:37.34] tapi, bukan cerita tentang osmosis terbalik
[00:39.84] nanti kalian singkat akal
[00:41.09] bagai tiada lampu trafik
[00:43.09] bertembung laluan yang tengah berkelikir
[00:45.34] berkelit dengan kencang
[00:46.60] hingga tidak sempat fikir
[00:47.61] gendong kelambu dan lampu
[00:49.38] satu tepung sagu
[00:50.85] sedia masuk dalam tu
[00:51.84] dan berlabuh labur lagu
[00:53.59] pengakuan yang disumpah
[00:54.84] wajib diakhiri
[00:56.09] bukan lagi budak kecil
[00:57.10] tarik cuping telinga kiri
[00:58.59] cuma lembaga biasa mencari entiti
[00:59.84] berdiri depan kaca tuk menilai kendiri
[01:03.84] nyalakan obor di hati
[01:06.36] jalannya penuh raksasa
[01:08.84] harungi liku hidup yang berduri
[01:11.57] obor itu biar menyala
[01:14.09] nyala nyala
[01:16.82] obor itu biar menyala
[01:19.59] harungi liku hidup yang berduri
[01:22.09] obor itu biar menyala
[01:24.86] lain orang lain cuaca
[01:26.07] laksana kian ganar perit berkata "tidak"
[01:28.58] tanpa buat oarng tergusar
[01:30.07] hanya krusial labur waktu, dalam lubuk kutubkhanah
[01:32.60] agar saat dikerumun
[01:33.85] mampu laga tutup mata
[01:35.88] kutub mana?
[01:36.84] yang ketara lebih kontras, wajib tanya sentimen
[01:38.09] jika belum ada kompas, tersayat di dalam
[01:42.34] punca luar tiada parut
[01:43.34] tiada kimia yang cukup unggul buat semua larut
[01:46.34] jalan yang mana
[01:47.34] jalan mana yang harus ku
[01:49.07] pilih kanan atau kiri ku keliru
[01:51.59] rupa macam manusia oh rupanya serigala kelaparan
[01:56.35] dan aku hanyalah diriku
[01:58.58] dan mereka hanyalah mereka
[02:01.34] demi ilham yang dipinjamkan
[02:03.34] aku terus melangkah mewarnakan kegelapan
[02:17.59] nyalakan obor di hati
[02:20.08] jalannya penuh raksasa
[02:22.86] harungi liku hidup yang berduri
[02:25.33] obor itu biar menyala
[02:27.84] nyala nyala
[02:30.59] obor itu biar menyala
[02:33.32] harungi liku hidup yang berduri
[02:35.84] obor itu biar menyala
[02:38.58] cuba kira berapa berhimpun
[02:41.59] bawah bola disko, kontradiksi bertimbun
[02:44.34] sudah boleh rasa aura sang juara
[02:46.59] ku terapung di udara, di dalam bentuk suara
[02:49.09] di gegendang telinga, hilang mana mungkin
[02:51.59] itu satu sumpah
[02:53.09] pasti tidak mungkin
[02:54.35] yakin mampu tembus lubang masa
[02:57.09] dengan medium yang ada
[02:58.58] senang saja
[03:00.06] gelas separuh kosong
[03:01.58] siapa tolong tuang?
[03:03.09] kalau malas cari lubang untu gali peluang
[03:05.59] ruangan waktu
[03:06.59] diluangkan untuk kamu
[03:08.09] bagi sama rata
[03:09.33] supaya tidak gaduh
[03:10.84] nyalakan obor di hati
[03:12.84] jalannya penuh raksasa
[03:15.59] harungi liku hidup yang berduri
[03:18.07] obor itu biar menyala
[03:20.59] nyala nyala
[03:23.32] obor itu biar menyala
[03:26.09] harungi liku hidup yang berduri
[03:28.59] obor itu biar menyala
[03:41.88] nyalakan obor kembara
[03:45.33] nyalakan roh dan nawaitu
[03:47.86] nyalakan akal dan jiwa
[03:50.34] nyalakan obor semangat hatimu
[03:53.35] nyalakan obor kembara
[03:55.84] nyalakan roh dan nawaitu
[03:58.34] nyalakan akal dan jiwa
[04:02.09] nyalakan obor semangat hatimu
