Nyalakan
[00:14.98] nyalakan obor di hati
[00:17.25] jalannya penuh raksasa
[00:19.73] harungi liku hidup yang berduri
[00:22.48] obor itu biar menyala
[00:25.49] terasakan sinaran mentari menyentuh kulit
[00:27.73] adrenalin kelabut
[00:29.24] janjikan tiada yang sulit
[00:30.48] renjisan kelenjar berfungsi dengan penuh makna
[00:33.23] suntikan darah kembara membara bagai magma
[00:35.75] tuangkan lebih suntingan
[00:37.23] kalau langsai produksi
[00:38.74] kudus dari penyulingan dan perilaku proaksi
[00:41.22] tapi, bukan cerita tentang osmosis terbalik
[00:43.74] nanti kalian singkat akal
[00:44.74] bagai tiada lampu trafik
[00:47.21] bertembung laluan yang tengah berkelikir
[00:48.48] berkelit dengan kencang
[00:50.48] hingga tidak sempat fikir
[00:52.23] gendong kelambu dan lampu
[00:53.47] satu tepung sagu
[00:54.75] sedia masuk dalam tu
[00:56.25] dan berlabuh labur lagu
[00:57.23] pengakuan yang disumpah
[00:58.73] wajib diakhiri
[00:59.98] bukan lagi budak kecil
[01:01.23] tarik cuping telinga kiri
[01:02.27] cuma lembaga biasa mencari entiti
[01:03.98] berdiri depan kaca tuk menilai kendiri
[01:06.73] nyalakan obor di hati
[01:10.50] jalannya penuh raksasa
[01:12.73] harungi liku hidup yang berduri
[01:15.27] obor itu biar menyala
[01:18.01] nyala nyala
[01:20.98] obor itu biar menyala
[01:23.23] harungi liku hidup yang berduri
[01:25.73] obor itu biar menyala
[01:28.73] lain orang lain cuaca
[01:30.00] laksana kian ganar perit berkata "tidak"
[01:32.48] tanpa buat oarng tergusar
[01:33.99] hanya krusial labur waktu, dalam lubuk kutubkhanah
[01:36.49] agar saat dikerumun
[01:37.74] mampu laga tutup mata
[01:39.73] kutub mana?
[01:41.48] yang ketara lebih kontras, wajib tanya sentimen
[01:43.48] jika belum ada kompas, tersayat di dalam
[01:45.99] punca luar tiada parut
[01:47.01] tiada kimia yang cukup unggul buat semua larut
[01:50.73] jalan yang mana
[01:51.98] jalan mana yang harus ku
[01:53.23] pilih kanan atau kiri ku keliru
[01:55.51] rupa macam manusia oh rupanya serigala kelaparan
[02:00.24] dan aku hanyalah diriku
[02:02.24] dan mereka hanyalah mereka
[02:05.23] demi ilham yang dipinjamkan
[02:07.23] aku terus melangkah mewarnakan kegelapan
[02:12.21] nyalakan obor di hati
[02:23.48] jalannya penuh raksasa
[02:26.23] harungi liku hidup yang berduri
[02:29.00] obor itu biar menyala
[02:31.48] nyala nyala
[02:34.73] obor itu biar menyala
[02:37.48] harungi liku hidup yang berduri
[02:39.73] obor itu biar menyala
[02:42.74] cuba kira berapa berhimpun
[02:45.23] bawah bola disko, kontradiksi bertimbun
[02:47.99] sudah boleh rasa aura sang juara
[02:50.73] ku terapung di udara, di dalam bentuk suara
[02:53.27] di gegendang telinga, hilang mana mungkin
[02:55.23] itu satu sumpah
[02:57.23] pasti tidak mungkin
[02:58.23] yakin mampu tembus lubang masa
[03:00.98] dengan medium yang ada
[03:02.48] senang saja
[03:04.23] gelas separuh kosong
[03:05.73] siapa tolong tuang?
[03:06.98] kalau malas cari lubang untu gali peluang
[03:09.49] ruangan waktu
[03:10.48] diluangkan untuk kamu
[03:11.98] bagi sama rata
[03:12.98] supaya tidak gaduh
[03:14.74] nyalakan obor di hati
[03:16.47] jalannya penuh raksasa
[03:19.23] harungi liku hidup yang berduri
[03:21.74] obor itu biar menyala
[03:23.98] nyala nyala
[03:25.75] obor itu biar menyala
[03:29.73] harungi liku hidup yang berduri
[03:32.48] obor itu biar menyala
[03:43.72] nyalakan obor kembara
[03:43.98] nyalakan roh dan nawaitu
[03:51.48] nyalakan akal dan jiwa
[03:54.23] nyalakan obor semangat hatimu
[03:57.48] nyalakan obor kembara
[03:59.23] nyalakan roh dan nawaitu
[04:02.22] nyalakan akal dan jiwa
[04:04.98] nyalakan obor seman
