Nyalakan
[00:11.41] nyalakan obor di hati
[00:13.66] jalannya penuh raksasa
[00:16.41] harungi liku hidup yang berduri
[00:18.66] obor itu biar menyala
[00:21.66] terasakan sinaran mentari menyentuh kulit
[00:23.91] adrenalin kelabut
[00:25.16] janjikan tiada yang sulit
[00:26.66] renjisan kelenjar berfungsi dengan penuh makna
[00:29.16] suntikan darah kembara membara bagai magma
[00:31.91] tuangkan lebih suntingan
[00:33.66] kalau langsai produksi
[00:35.16] kudus dari penyulingan dan perilaku proaksi
[00:37.91] tapi, bukan cerita tentang osmosis terbalik
[00:40.41] nanti kalian singkat akal
[00:42.41] bagai tiada lampu trafik
[00:43.41] bertembung laluan yang tengah berkelikir
[00:45.16] berkelit dengan kencang
[00:46.66] hingga tidak sempat fikir
[00:48.16] gendong kelambu dan lampu
[00:49.16] satu tepung sagu
[00:50.41] sedia masuk dalam tu
[00:51.66] dan berlabuh labur lagu
[00:54.66] pengakuan yang disumpah
[00:55.66] wajib diakhiri
[00:56.91] bukan lagi budak kecil
[00:57.66] tarik cuping telinga kiri
[00:58.66] cuma lembaga biasa mencari entiti
[01:01.16] berdiri depan kaca tuk menilai kendiri
[01:03.91] nyalakan obor di hati
[01:07.41] jalannya penuh raksasa
[01:09.16] harungi liku hidup yang berduri
[01:11.41] obor itu biar menyala
[01:13.91] nyala nyala
[01:17.16] obor itu biar menyala
[01:19.41] harungi liku hidup yang berduri
[01:22.16] obor itu biar menyala
[01:24.91] lain orang lain cuaca
[01:26.66] laksana kian ganar perit berkata “tidak”
[01:28.66] tanpa buat oarng tergusar
[01:30.16] hanya krusial labur waktu, dalam lubuk kutubkhanah
[01:32.16] agar saat dikerumun
[01:34.41] mampu laga tutup mata
[01:37.66] kutub mana?
[01:38.16] yang ketara lebih kontras, wajib tanya sentimen
[01:39.41] jika belum ada kompas, tersayat di dalam
[01:40.66] punca luar tiada parut
[01:43.16] tiada kimia yang cukup unggul buat semua larut
[01:45.16] jalan yang mana
[01:47.16] jalan mana yang harus ku
[01:49.16] pilih kanan atau kiri ku keliru
[01:51.41] rupa macam manusia oh rupanya serigala kelaparan
[01:56.41] ♪
[01:58.66] dan aku hanyalah diriku
[01:59.91] dan mereka hanyalah mereka
[02:01.66] demi ilham yang dipinjamkan
[02:03.66] aku terus melangkah mewarnakan kegelapan
[02:08.16] nyalakan obor di hati
[02:20.41] jalannya penuh raksasa
[02:22.91] harungi liku hidup yang berduri
[02:25.16] obor itu biar menyala
[02:27.91] nyala nyala
[02:30.91] obor itu biar menyala
[02:33.41] harungi liku hidup yang berduri
[02:35.91] obor itu biar menyala
[02:39.41] cuba kira berapa berhimpun
[02:40.91] bawah bola disko, kontradiksi bertimbun
[02:44.16] sudah boleh rasa aura sang juara
[02:46.66] ku terapung di udara, di dalam bentuk suara
[02:49.41] di gegendang telinga, hilang mana mungkin
[02:51.66] itu satu sumpah
[02:53.66] pasti tidak mungkin
[02:54.91] yakin mampu tembus lubang masa
[02:56.91] dengan medium yang ada
[02:58.41] senang saja
[03:00.66] gelas separuh kosong
[03:01.66] siapa tolong tuang?
[03:03.16] kalau malas cari lubang untu gali peluang
[03:05.66] ruangan waktu
[03:06.66] diluangkan untuk kamu
[03:07.66] bagi sama rata
[03:10.16] supaya tidak gaduh
[03:10.91] nyalakan obor di hati
[03:12.91] jalannya penuh raksasa
[03:15.16] harungi liku hidup yang berduri
[03:17.91] obor itu biar menyala
[03:20.67] nyala nyala
[03:24.16] obor itu biar menyala
[03:26.16] harungi liku hidup yang berduri
[03:28.66] obor itu biar menyala
[03:43.17] nyalakan obor kembara
[03:45.42] nyalakan roh dan nawaitu
[03:47.67] nyalakan akal dan jiwa
[03:50.42] nyalakan obor semangat hatimu
[03:52.92] nyalakan obor kembara
[03:55.42] nyalakan roh dan nawaitu
[03:58.17] nyalakan akal dan jiwa
[04:00.67] nyalakan obor semangat hatimu
