Sunset di tanah anarki
[00:07.56] Inilah Radio Revolusi Indonesia
[00:09.29] Mempersembahkan sebuah langgam nostalgia
[00:13.03] Andai ku malaikat, kupotong sayapku
[00:18.28] Dan rasakan perih di dunia bersamamu
[00:24.04] Perang 'kan berakhir, cinta 'kan abadi
[00:29.54] Di tanah anarki romansa terjadi
[00:41.05] Desing peluru tak bertuan
[00:47.55] Hari-hari yang tak benderang
[00:52.17] Setiap detik nyawa ini
[00:56.94] Kupertahankan untukmu
[01:02.91] Alasanku ada di sini
[01:07.67] Dan parasmu yang kurindukan
[01:12.44] Di neraka 'kan kumenangkan
[01:16.69] Hariku bersamamu
[01:23.70] Andai ku malaikat, kupotong sayapku
[01:28.33] Dan rasakan perih di dunia bersamamu
[01:33.31] Perang 'kan berakhir, cinta 'kan abadi
[01:38.45] Di tanah anarki romansa terjadi
[01:44.84] Dalam gelisah kumenunggu (Haa...)
[01:50.19] Berita tentang gerilyamu (Haa...)
[01:55.32] Semerbak rindu kuasai udara panas ini
[02:03.67] Sepucuk surat telah tiba
[02:09.16] Dan senja pun ikut berdebar
[02:14.66] Kalimat indah dan kisahmu
[02:18.04] Tentang perang dan cinta
[02:24.91] Andai ku malaikat, kupotong sayapku
[02:29.65] Dan rasakan perih di dunia bersamamu
[02:34.62] Perang 'kan berakhir, cinta 'kan abadi
[02:39.39] Di tanah anarki romansa terjadi
[03:17.00] Kubasuh luka dengan air mata
[03:26.37] Oh, hatimu beku, serta jiwamu yang lelah
[03:35.49] Tak henti lawan dunia
[03:39.74] Dengan mimpi besar untuk cinta
[03:45.50] Dan jalan untuk pulang
[03:50.23] Di ujung waktu 'kan ada cahaya
[03:58.59] Itulah aku, raihlah mimpimu
[04:07.91] Andai ku malaikat, kupotong sayapku
[04:13.03] Dan rasakan perih di dunia bersamamu
[04:18.03] Perang 'kan berakhir, cinta 'kan abadi
[04:23.02] Di tanah anarki romansa terjadi
[04:27.77] Andai ku malaikat, kupotong sayapku
[04:32.78] Dan rasakan perih di dunia bersamamu
[04:37.54] Perang 'kan berakhir, cinta 'kan abadi
[04:42.56] Di tanah anarki romansa terjadi
[05:00.40] Itulah aku, raihlah mimpimu
