Tak Pernah Ternilai
[00:18.01] Kau menyiksaku disini
[00:22.83] dalam rasa bersalah yang kini membunuhku secara perlahan
[00:32.01] kau slalu menghindar dari, aku yang selalu mencoba ungkapkan semua,
[00:41.79] lewat tatap mata ini
[00:46.31] ternyata maafmu tak pernah pantas untukku
[00:52.26] kau anggap aku tak ada dan kau tak pernah mengenal diriku
[01:01.52] Setidaknya diriku pernah berjuang
[01:08.00] Meski tak pernah ternilai dimatamu
[01:15.04] Setidaknya ku pernah menanti, terkapar melawan sepi hatiku
[01:25.26] Dan tak pernah bisa berhenti mencintaimu
[01:35.02] Kau menghukum hati ini
[01:39.26] hati yang dulu kau yakini takkan pernah kecewakanmu
[01:47.06] Kau memutuskan tuk pergi
[01:52.78] belum ku sempat memohon dan mengemis, agar kau tetap disini
[02:02.79] Ternyata sedalam itu kau benci diriku
[02:09.02] Kau anggapku tak terlihat
[02:12.55] meski ku tepat di depan matamu . . . .
[02:18.01] Setidaknya diriku pernah berjuang
[02:24.51] Meski tak pernah ternilai dimatamu
[02:32.04] Setidaknya ku pernah menanti terkapar melawan sepi hatiku
[02:42.56] Dan tak pernah bisa berhenti mencintaimu
[03:10.08] Setidaknya diriku pernah berjuang
[03:14.57] Meski tak pernah ternilai dimatamu
[03:22.02] Setidaknya ku pernah menanti terkapar melawan sepi . . hatiku
[03:31.52] Dan tak pernah bisa berhenti . . . . ohhh
[03:37.01] Setidaknya diriku pernah berjuang
[03:42.80] Meski tak pernah ternilai dimatamu
[03:50.27] Setidaknya ku pernah menanti terkapar melawan sepi hatiku
[03:59.76] Dan tak pernah bisa berhenti
